Souq Waqif Jadi Daya Tarik Turis di Qatar

  • 16 Apr 2025 05:04 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

KBRN, Doha: Berkunjung ke Qatar, tidak lengkap jika tidak berkunjung ke pasar terkenal dan tertua di Doha, Souq Waqif. Berbagai barang yang dijual mulai dari perlengkapan masak, gantungan kunci, baju abaya, pashmina, hingga barang antik dapat dibeli sebagai oleh-oleh.

Seperti pasar tradisional di Tanah Air, pembeli dapat menawar harga barang yang diinginkan. Fadly, seorang warga negara Indonesia (WNI) yang tengah bertugas di Qatar, membeli aksesoris dapur.

"Beli pajangan hiasan meja piring keramik. Selain itu beli magnet hiasan kulkas," kata Fadly kepada RRI, Selasa (15/04/2025).

Harga satu pajangan hiasan meja piring keramik, 30 riyal Qatar atau Rp120.000 selanjutnya harga 7 riyal Qatar atau Rp28.000. "Ini bisa di tawar misal harga pajangan hiasan meja piring keramik jadi 27 riyal Qatar. Harga sebelumnya 30 riyal Qatar," ujarnya.

Adapun untuk pembayaran, dapat secara tunai atau debit menggunakan kartu kredit yang memiliki logo visa dan plus. Kartu kredit yang bisa dipakai, di antaranya adalah Mastercard, Bank Central Asia (BCA), dan Bank Negara Indonesia (BNI).

Pembayaran tunai dengan mata uang lokal Qatar yakni Riyal Qatar. Disarankan untuk wisatawan untuk segera menukarkan uang baik di bandara atau tempat penukaran uang (money changer).

Suasana pasar tradisional tertua dan terkenal di Doha, Qatar Souq Waqif pada malam hari (Foto: RRI/Sugandi)

Fadly mengaku takjub dengan Pasar Souq Waqif, karena selain masih berfungsi sebagai pasar tetapi masih mempertahankan bangunan klasik. Menurutnya, Souq Waqif wajib dikunjungi jika ke Qatar.

"Pasarnya menarik karena masih mempertahankan bangunan lama . Kita belanja sambil menikmati situs bersejarah. Jadi ini menjadi menarik, dan bagi yang suka belanja, wajib ke sini," ucapnya.

Pasar tradisional Souq Waqif juga ramai dengan banyaknya kafe dengan menyajikan makanan khas lokal seperti daging domba yang lezat. Daging domba disajikan dengan dipanggang terasa gurih dan lembut serta tidak amis.

Kehadiran kafe, membuat suasana pasar lebih semarak. Turis dan warga lokal berkumpul bersama keluarga, kerabat dan teman, saling berbincang santai sambil menikmati makanan di kafe.

Paling penting, jangan lupa berkeliling pasar untuk menikmati suasana pasar, berjalan dari gang ke gang lain. Kemudian, momen tersebut diabadikan dengan berfoto.

Kondisi pasar juga sangat bersih, tidak ditemukan sampai berserakan seperti pasar tradisional pada umumnya. Namun, kekurangannya tidak ada toilet umum. Jika ingin buang air, harus ke kafe dan tempat lain namun khusus pembeli.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....