Sejarah Hari Internasional Melawan Perundungan, Diperingati 28 Februari

  • 28 Feb 2025 12:52 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

KBRN, Jakarta: Hari Internasional Melawan Perundungan diperingati dua kali dalam setahun, yaitu pada hari Jumat terakhir bulan Februari dan hari Jumat ketiga bulan November. Tahun ini, peringatan berikutnya jatuh pada 28 Februari.

Acara ini merupakan bagian dari Pekan Anti-Perundungan yang bertujuan membangun empati, mengakhiri perundungan, serta menciptakan lingkungan yang lebih inklusif. Peringatan ini diikuti oleh sekolah, tempat kerja, dan organisasi di lebih dari 25 negara.

Tujuannya untuk meningkatkan kesadaran akan dampak jangka panjang perundungan terhadap kondisi psikologis seseorang. Hari Internasional Melawan Perundungan berawal dari aksi dua siswa Nova Scotia, Travis Price dan David Shepherd, mengutip dari National Today.

Mereka membela seorang teman mereka yang dirundung karena mengenakan kemeja merah muda. Sebagai bentuk solidaritas, mereka membeli 50 kemeja merah muda dan mengajak teman-temannya mengenakannya.

Aksi ini menciptakan "lautan merah muda" yang menarik perhatian di Kanada, Amerika Serikat, dan berbagai negara lainnya. Gerakan ini menjadi peringatan global yang pertama kali diadakan pada Februari 2008, dengan partisipasi 236 sekolah, tempat kerja, dan organisasi.

Dalam peringatan ini, peserta menandatangani serta mengenakan kaus janji berwarna merah muda. Hal tersebut merupakan simbol ketidaksetujuan terhadap perundungan dan dukungan bagi para korban.

Peringatan ini dilakukan secara non-konfrontatif agar lebih banyak orang terlibat dalam gerakan anti-perundungan. Organisasi seperti Bully Help Initiatives berperan dalam mengembangkan sistem dukungan bagi korban perundungan dan memastikan keberlanjutan kampanye ini.

Hari Internasional Melawan Perundungan menjadi momentum bagi komunitas global untuk mengambil sikap tegas terhadap perundungan dan pelecehan. Kampanye ini bertujuan menciptakan ruang yang lebih inklusif.

Peringatan ini juga membawa harapan masa depan yang lebih baik, semua orang dapat hidup berdampingan dengan lebih harmonis. Dengan meningkatnya kesadaran dan partisipasi masyarakat, peringatan inimenjadi simbol perjuangan global dalam menciptakan dunia tanpa perundungan.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....