Mengenal Tokoh-Tokoh Dunia Yang Berperan Membentuk PBB
- 24 Okt 2024 05:27 WIB
- Surakarta
KBRN,Surakarta : Hari PBB yang diperingati setiap tanggal 24 Oktober sebagai hari jadi Piagam PBB pada tahun 1945 yang mengukuhkan PBB sebagai organisasi internasional untuk membina kerja sama antarnegara dan memajukan perdamaian, keamanan, dan pembangunan di seluruh dunia. Peringatan tahun 2024 ini mengangkat tema “Solidaritas Global, Pembangunan Berkelanjutan” yang menekankan pentingnya kerja sama dan persatuan internasional dalam mengatasi tantangan global dan menyoroti peran PBB dalam mendorong kolaborasi antarnegara untuk mencapai tujuan pembangunan berkelanjutan dan membangun dunia yang lebih damai dan adil.
Mengutip situs resmi PBB www.un.org dituliskan beberapa tokoh penting yang berjuang membangun organisasi antar bangsa-bangsa ini untuk menjaga perdamaian dan keseimbangan dunia, mereka adalah :
1. Presiden Amerika Serikat selama Perang Dunia II, Franklin D. Roosevelt adalah salah satu arsitek utama di balik ide pembentukan PBB, yang mencetuskan istilah "United Nations" dan berperan besar dalam menyusun dasar-dasar organisasi ini. Bersama dengan Winston Churchill, ia menandatangani Piagam Atlantik pada tahun 1941, yang mencerminkan visi untuk perdamaian dunia setelah perang.
2. Winston Churchill , Perdana Menteri Inggris yang selama Perang Dunia II, menjadi tokoh kunci dalam diskusi internasional tentang masa depan dunia pasca-perang. Churchill bekerja sama dengan Roosevelt untuk menciptakan dasar ideologi PBB melalui Piagam Atlantik. Dia juga hadir dalam beberapa pertemuan penting yang membentuk konsep PBB.
3. Pemimpin Uni Soviet, Stalin adalah tokoh yang berperan dalam pembentukan struktur awal PBB, terutama terkait Dewan Keamanan. Stalin memastikan bahwa Uni Soviet akan menjadi salah satu dari lima anggota tetap Dewan Keamanan dengan hak veto. Kehadirannya dan keinginannya untuk membentuk lembaga yang kuat dengan kekuatan nyata bagi negara-negara besar sangat berpengaruh.
4. Cordell Hull, Sekretaris Negara Amerika Serikat dari 1933 hingga 1944, dan salah satu diplomat utama yang terlibat dalam pembentukan PBB. Hull dianggap sebagai 'Bapak PBB' karena peran besarnya dalam memperjuangkan gagasan tentang organisasi internasional yang berfokus pada perdamaian. Pada tahun 1945, Hull menerima Penghargaan Nobel Perdamaian atas kontribusinya dalam pembentukan PBB.
5.Jan Smuts, Mantan Perdana Menteri Uni Afrika Selatan dan seorang negarawan terkenal. Smuts adalah salah satu dari beberapa tokoh yang menyusun draf awal Piagam PBB dan menjadi pendorong penting dalam memasukkan gagasan tentang hak asasi manusia dan hubungan internasional dalam piagam tersebut.
6. Edward Stettinius Jr, Sekretaris Negara Amerika Serikat setelah Cordell Hull, Stettinius memimpin delegasi AS dalam Konferensi San Francisco pada tahun 1945. Stettinius memainkan peran utama dalam negosiasi yang menghasilkan Piagam PBB. Ia adalah salah satu penggerak utama yang memastikan persetujuan terhadap struktur dan fungsi organisasi ini.
7. Deng Xiaoping, sebagai seorang diplomat senior dari Tiongkok, Deng mewakili negara Asia dalam pembentukan PBB. Deng memperjuangkan peran Tiongkok sebagai salah satu dari lima anggota tetap Dewan Keamanan PBB, menandai pentingnya keterlibatan Asia dalam organisasi internasional ini.
8. Charles de Gaulle, Pemimpin Prancis Bebas selama Perang Dunia II dan kemudian Presiden Prancis. De Gaulle memainkan peran penting dalam menegosiasikan posisi Prancis sebagai anggota tetap Dewan Keamanan PBB, meskipun negaranya sempat diduduki selama perang.

9. Trygve Lie, Diplomat Norwegia dan Sekretaris Jenderal pertama PBB (1946-1952). Lie adalah pemimpin pertama PBB yang bertugas merancang dan membentuk struktur operasional organisasi ini di tahap awal. Ia membantu memimpin PBB melewati tantangan-tantangan awal setelah Perang Dunia II, termasuk Krisis Berlin dan Perang Korea.
Tokoh-tokoh dunia inilah yang melalui visi, diplomasi, dan strategi , meletakkan dasar bagi terciptanya PBB sebagai organisasi internasional yang bertujuan menjaga perdamaian, keamanan, dan kerja sama antar negara di seluruh dunia. (Wiwik Martani)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....