Profil KRI Bima Suci, Kapal Modern untuk Diplomasi

  • 14 Okt 2024 18:34 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

KBRN, Jakarta: Kapal Republik Indonesia (KRI) Bima Suci telah menjalankan berbagai misi pelayaran sejak 2017. Kapal latih ini memiliki peran penting dalam pendidikan dan pelatihan taruna Akademi Angkatan Laut (AAL).

Berbagai operasi KRI Bima Suci tidak hanya terbatas di wilayah perairan Indonesia. Namun, juga mencakup pelayaran ke berbagai negara di dunia.

Dilansir dari Dinas Penerangan TNI AL, KRI Bima Suci telah melaksanakan 14 kali operasi pelayaran sejak 2017 hingga 2023. Operasi-operasi ini memiliki tujuan beragam.

Mulai mendukung kegiatan Kartika Jala Krida Taruna AAL, mengikuti ajang lomba kapal layar tingkat internasional, hingga menjadi duta bangsa dalam kunjungan ke berbagai negara. Adapun Kartika Jala Krida (KJK) merupakan pelayaran muhibah duta bangsa ke luar negeri, sekaligus latihan dan praktik Taruna AAL.

Rute pelayaran KRI Bima Suci sangat luas, mencakup berbagai benua dan samudra. Beberapa negara yang pernah disinggahinya antara lain Spanyol, Prancis, Rusia, Jepang, Australia, dan berbagai negara di Asia Tenggara.

Jarak tempuh panjang dan waktu pelayaran lama, menuntut ketahanan fisik dan mental tinggi dari seluruh kru kapal. Meski, pandemi Covid-19 sempat mengganggu aktivitas pelayaran dunia pada 2020 dan 2021, KRI Bima Suci terus berupaya menjalankan tugas.

Operasi-operasi yang dilakukan KRI Bima Suci memberi kontribusi signifikan di dalam mendukung diplomasi luar negeri Indonesia. Termasuk promosi budaya serta di bidang pendidikan, khususnya praktik pelayaran bagi taruna-taruna Akademi Angkatan Laut (AAL).

Misi pelayaran ini tidak hanya melatih para taruna AAL, tetapi juga memperkenalkan Indonesia kepada dunia internasional. Selain itu, kegiatan-kegiatan selama pelayaran, ikut serta dalam lomba kapal layar dan kunjungan kehormatan, turut meningkatkan citra positif Indonesia di mata dunia.

KRI Bima Suci (945) telah membuktikan diri sebagai kapal latih tangguh dan andal. Dengan berbagai operasi pelayaran, kapal ini tidak hanya menjadi sarana pendidikan bagi para taruna AAL, tetapi juga menjadi duta bangsa yang membawa nama harum Indonesia ke berbagai penjuru dunia.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....