Kasus Diare Banjarmasin Capai 6.673 hingga Juli 2026

  • 23 Agt 2026 08:06 WIB
  •  Banjarmasin
Poin Utama
  • Dinas Kesehatan Kota Banjarmasin mencatat total 6.673 kasus diare dalam periode Januari hingga Juli 2026.
  • Kasus diare tertinggi terjadi pada Januari 2026 dengan 1.570 kasus, kemudian mengalami penurunan di bulan-bulan berikutnya.
  • Tren kasus diare menunjukkan fluktuasi sepanjang periode tujuh bulan dengan peningkatan kembali pada Juni dan Juli 2026.

RRI.CO.ID, Banjarmasin - Dinas Kesehatan Kota Banjarmasin mencatat 6.673 kasus diare sepanjang Januari hingga Juli 2026. Kasus tertinggi terjadi pada Januari dengan 1.570 kasus, kemudian menurun pada Februari menjadi 895 kasus dan Maret 796 kasus.

Kasus diare kembali meningkat pada April menjadi 857 kasus, sebelum turun menjadi 783 kasus pada Mei. Tren peningkatan kembali terjadi pada Juni dengan 827 kasus dan mencapai 945 kasus pada Juli.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Banjarmasin Yanuar Diansyah mengingatkan masyarakat mewaspadai perubahan kualitas air baku rumah tangga selama musim kemarau. Penurunan kualitas air baku akibat intrusi air laut dinilai dapat meningkatkan risiko penyakit diare.

Yanuar mengatakan sekitar 99 persen warga Kota Banjarmasin telah terjangkau jaringan air bersih. Meski demikian, masyarakat tetap diminta meningkatkan kewaspadaan dan menjaga kebersihan untuk mencegah gangguan kesehatan akibat perubahan kualitas air.

Untuk mencegah risiko diare, masyarakat diimbau memasak air hingga mendidih sebelum dikonsumsi. Dinkes Banjarmasin juga telah menginstruksikan seluruh puskesmas menyiagakan penanganan medis dasar bagi masyarakat yang mengalami diare.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....