Tips Hadapi Panas Ekstrem, Cegah Dehidrasi dan Heatstroke

  • 20 Agt 2026 16:29 WIB
  •  Banjarmasin
Poin Utama
  • Cuaca panas ekstrem meningkatkan risiko gangguan kesehatan berupa dehidrasi dan heatstroke yang perlu diantisipasi dengan langkah perlindungan khusus.
  • Masyarakat direkomendasikan menjaga hidrasi tubuh dengan minum air putih secara rutin sebelum merasa haus, terutama saat beraktivitas di luar ruangan.
  • Penggunaan pelindung seperti topi, payung, dan tabir surya minimal SPF 30 menjadi langkah dasar yang perlu diterapkan untuk mengurangi risiko paparan sinar matahari langsung.

RRI.CO.ID, Banjarmasin - Cuaca panas ekstrem meningkatkan risiko gangguan kesehatan, seperti dehidrasi hingga heatstroke. Masyarakat perlu menerapkan sejumlah langkah perlindungan, terutama saat beraktivitas di luar ruangan.

Dilansir dari upk.kemkes.go.id, langkah paling dasar yang perlu dilakukan adalah menjaga tubuh tetap terhidrasi dengan rutin minum air putih sebelum merasa haus. Saat beraktivitas di luar rumah, masyarakat juga disarankan menggunakan pelindung seperti topi, payung, dan tabir surya minimal SPF 30.

Masyarakat juga perlu mengurangi aktivitas berat di bawah terik matahari untuk menekan risiko heatstroke. Aktivitas fisik dapat dialihkan ke dalam ruangan, serta hindari meninggalkan siapa pun di dalam kendaraan yang terparkir karena suhu di dalam kendaraan dapat meningkat dengan cepat.

Masyarakat perlu mengenali gejala awal gangguan kesehatan akibat paparan panas, seperti pusing, mual, lemas, hingga sesak napas. Jika keluhan tersebut muncul setelah terpapar panas, segera beristirahat di tempat sejuk dan mencari pertolongan medis apabila kondisi memburuk.

Dengan menerapkan langkah perlindungan tersebut, risiko gangguan kesehatan akibat cuaca panas dapat diminimalkan. Masyarakat diimbau tetap menjaga kesehatan dan keselamatan diri serta keluarga selama kondisi panas ekstrem berlangsung.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....