BIIFEST 2026 Bidik Penguatan Generasi Muda Bogor

  • 13 Feb 2026 20:01 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

RRI.CO.ID, Bogor - Upaya membangun ruang pembinaan generasi muda berbasis nilai keislaman akan kembali digelar di Kota Bogor. ICMI Organisasi Daerah Bogor merencanakan Bogor ICMI Islamic Festival (BIIFEST) 2026 pada 20 Februari hingga 1 Maret 2026, bertepatan dengan Ramadan 1447 Hijriah.

Rencana tersebut disampaikan dalam audiensi dengan Ketua DPRD Kota Bogor, Adityawarman Adil, di Kantor DPRD Kota Bogor. Tahun ini menjadi penyelenggaraan kedua BIIFEST dengan tema Celebrate Life Together: Menguatkan Generasi Unggul Menuju Generasi Emas 2045.

Ketua Panitia BIIFEST 2026, Karmanah, mengatakan tema tersebut selaras dengan kebutuhan penguatan kapasitas generasi muda di Kota Bogor. “Harapannya generasi muda memiliki pemahaman yang benar dan dapat menjadi cendekiawan yang memiliki keteladanan serta bermanfaat bagi masyarakat,” ujarnya.

Selama 10 hari pelaksanaan, panitia menyiapkan rangkaian kegiatan edukatif dan kompetitif. Mulai dari workshop, bazar UMKM, kompetisi video pendek, lomba qasidah, marawis, dan nasyid, Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ).

Ada Musabaqah Hifzil Quran (MHQ), hingga pemberian penghargaan insan cendekia dan duta cendekia muda. Selain itu, akan digelar kultum Ramadan, pembagian takjil, dan santunan anak yatim.

Kegiatan dijadwalkan berlangsung di sejumlah titik strategis. Antara lain Botani Square, Kantor Kementerian Agama Kota Bogor, dan Balaikota Bogor.

Peserta tidak dibatasi hanya dari Kota Bogor. Panitia mencatat pendaftar dari luar daerah juga mulai berdatangan, sehingga BIIFEST diproyeksikan sebagai agenda berskala regional.

Menanggapi rencana tersebut, Adityawarman menyatakan dukungan DPRD untuk kolaborasi lintas sektor. Ia mempersilakan pemanfaatan fasilitas DPRD apabila dibutuhkan untuk menunjang kegiatan.

Menurutnya, fokus pada generasi muda relevan dengan struktur demografi Kota Bogor. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), sekitar 67 persen penduduk Kota Bogor berusia di bawah 40 tahun. “Artinya, ruang-ruang penguatan karakter dan kapasitas anak muda memang harus diperluas,” ujarnya.

Ia berharap BIIFEST tidak berhenti sebagai agenda seremonial tahunan, tetapi berkembang menjadi kalender utama Kota Bogor. Dengan jangkauan sosialisasi yang lebih luas dan dampak berkelanjutan bagi pembinaan generasi menuju visi Indonesia Emas 2045.

Rekomendasi Berita