DP3AP2KB Kobar Perkuat Keluarga Cegah Tengkes
- 22 Des 2025 08:27 WIB
- Palangkaraya
KBRN, Pangkalan Bun: Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Kalimantan Tengah menggelar program Sekolah Orang Tua Hebat (SOTH) di Kampung Keluarga Berkualitas (Kampung KB) Desa Sungai Melawen, Kecamatan Pangkalan Lada, Sabtu (6/12/2025). Kegiatan ini dilakukan sebagai bagian dari dukungan percepatan penurunan tengkes (stunting).
Pelaksanaan SOTH dilakukan melalui Kelas Orang Tua Hebat (Kerabat) sebanyak enam kali pertemuan yang berlangsung sejak Oktober hingga Desember 2025. Kegiatan SOTH tersebut juga menghadirkan narasumber lintas sektor, antara lain ahli gizi, perwakilan Dinas Kesehatan Kobar, DP3AP2KB, Penyuluh KB (Keluarga Berencana), Petugas Pendamping/Mitra Satgas Stunting, serta Bidan Desa Sungai Melawen.
Kepala Bidang Pengendalian Penduduk DP3AP2KB Kobar, Hairunnissa, berharap para orang tua di Kampung KB Desa Sungai Melawen semakin memahami pentingnya pengasuhan yang tepat dan pemenuhan gizi seimbang bagi anak. "Melalui Sekolah Orang Tua Hebat ini, kami berharap orang tua semakin memahami pentingnya pengasuhan yang tepat, pemenuhan gizi seimbang, serta kolaborasi antara keluarga dan Tim Pendamping Keluarga dalam pencegahan stunting," ujar Hairunnissa.
Adapun materi utama meliputi strategi dan implementasi SOTH di Kampung KB, persiapan 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK), pemenuhan gizi anak usia dini, serta peran dan dukungan Tim Pendamping Keluarga (TPK) dalam Program SOTH. Selain itu, peserta juga mendapatkan penguatan terkait Quick Win Kemendukbangga (Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga), khususnya Gerakan Ayah Teladan Indonesia (GATI), sebagai upaya meningkatkan keterlibatan ayah dalam pengasuhan dan pendampingan keluarga.
Hairunnissa menambahkan, kegiatan ini menjadi wujud nyata komitmen lintas sektor dalam mendukung Quick Win Kemendukbangga sekaligus memperkuat fondasi keluarga dalam pencegahan tengkes sejak dini. "Kegiatan ini merupakan komitmen bersama lintas sektor dalam mendukung Quick Win Kemendukbangga serta memperkuat fondasi keluarga untuk mencegah stunting sejak dini," ucapnya mengakhiri.
Pada sesi lainnya, peserta juga mendapatkan materi mengenai perlindungan anak dari pengaruh media, penguatan gizi 1.000 HPK melalui Dapur Sehat Atasi Stunting (DASHAT), kehamilan berkualitas, serta pembiasaan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) pada anak usia dini. Kegiatan ini turut dilengkapi dengan screening kesehatan ibu hamil sebagai langkah deteksi dini risiko kesehatan ibu dan janin.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....