Pemkab Sragen Dukung Kesetaraan Hak Penyandang Disabilitas

  • 21 Nov 2024 12:52 WIB
  •  Surakarta

KBRN, Sragen : Sebagai upaya mempromosikan pemahaman tentang isu disabilitas dan mobilisasi dukungan untuk martabat, hak, dan kesejahteraan para penyandang disabilitas, Pemerintah Kabupaten Sragen dan Dinas Sosial Kabupaten Sragen menggelar Peringatan Hari Disabilitas Internasional (HDI) ke-31 2024 di Gedung Sasana Manggala Sukowati Sragen pada Sabtu (16/11/2024).

Kegiatan bertema “Tekad yang Kuat untuk Maju” tersebut diikuti disabilitas dan pendamping, serta Sentra Terpadu Dr. Soeharso Surakarta.

Acara dalam rangka menyambut International Day of Persons with Disabilities yang ditetapkan oleh Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) tanggal 3 Desember tersebut diisi dengan pameran hasil kreativitas siswa-siswi Sekolah Luar Biasa (SLB) se-Kabupaten Sragen, pembacaan puisi dan lagu, serta penampilan angklung anak-anak disabilitas yang berkolaborasi dengan Bupati Sragen, dr. Kusdinar Untung Yuni Sukowati bersama Forkopimda Sragen.

Dalam kesempatan itu, Bupati Yuni mengapresiasi kemeriahan acara Peringatan HDI 2024 dimana anak-anak disabilitas Kabupaten Sragen semangat dan berani unjuk kebolehan menampilkan bakat seninya.

“Di Hari Disabilitas Internasional ini kami berharap integrasi penyandang disabilitas dalam setiap aspek kehidupan politik, sosial, ekonomi, dan budaya akan terus meningkat sehingga masyarakat lebih menyadari potensi yang dimiliki oleh anak-anak disabilitas kita dalam menyongsong masa depan yang inklusif dan berkelanjutan.”terang Plt. Kepala Dinsos Kabupaten Sragen, Yuniarti ditemui usai acara.

Ia menjelaskan sejumlah peran Dinsos Sragen selama tahun 2024 dalam mendampingi disabilitas di Kabupaten Sragen yang keseluruhannya berjumlah 7.734 orang di antaranya bantuan sosial bagi 50 disabilitas berat masing-masing Rp 2 juta, bansos usaha ekonomi produktif sejumlah Rp 3 juta yang diberikan kepada 25 orang, bantuan tambahan gizi bagi 130 anak disabilitas, serta bantuan alat bantu berupa kursi roda, kruk, walker, tongkat kaki, dan alat bantu dengar untuk 35 disabilitas.

Selain itu Dinsos Sragen juga memberikan fasilitasi rujukan ke panti sosial atau LKS bagi penyandang disabilitas sejumlah 120 anak serta kegiatan terapi anak disabilitas di 4 titik lokasi yaitu Sragen, Gemolong, Sambungmacan, dan Gondang.

Tidak hanya itu, Dinsos Sragen mengadakan pelatihan keterampilan barbershop kepada 25 penerima manfaat dan memberi rekomendasi pembebasan pelayanan bagi PM LKS disabilitas. (Mira&Rindah).

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....