Jelang Musda Kosgoro 1957 Sumut, Lamhot Sinaga Tekankan Solidaritas
- 10 Feb 2026 20:18 WIB
- Pusat Pemberitaan
RRI.CO.ID, Medan – Gelaran Musyawarah Daerah (Musda) ke-IV Kosgoro 1957 Sumut diharapkan berlangsung kondusif tanpa kegaduhan. Pelaksana Tugas (Plt.) Ketua Pimpinan Daerah Kolektif (PDK) Kosgoro 1957 Sumatra Utara, Lamhot Sinaga menekankan pentingnya menjaga marwah demokrasi yang sehat dengan menempatkan persatuan dan solidaritas organisasi di atas rivalitas antar kandidat.
Lamhot yang juga Wakil Ketua Komisi VII DPR RI mengatakan, kontestasi merupakan hal yang wajar dalam organisasi besar. Namun demikian, dinamika yang muncul diharapkan tidak mengoyak solidaritas kader yang selama ini telah terbangun di Sumatera Utara.
“Banyaknya kandidat yang muncul merupakan bukti bahwa regenerasi kepemimpinan di Kosgoro Sumut berjalan dinamis,” ujar Lamhot dalam keterangan tertulis, Selasa, 10 Februari 2026. Ia menilai fenomena tersebut menunjukkan melimpahnya stok kader potensial yang siap mengabdi.
Meski persaingan diprediksi berlangsung ketat, politisi Partai Golkar dari Daerah Pemilihan Sumatra Utara II itu mengingatkan seluruh peserta Musda agar tidak terjebak dalam politik praktis, politik identitas, maupun faksionalisme yang berlebihan. Lamhot menghendaki proses transisi kepemimpinan yang elegan dan menjunjung tinggi nilai sportivitas.
“Yang paling krusial bukan siapa yang menang, melainkan bagaimana Musda ini berjalan lancar dan kondusif. Kepentingan organisasi harus ditempatkan di atas ambisi pribadi atau kelompok,” ujarnya.
Ia juga menegaskan bahwa Musda bukan sekadar ajang perebutan kursi ketua, melainkan forum strategis untuk merumuskan arah perjuangan Kosgoro 1957. Perjuangan dalam menghadapi tantangan sosial-politik, sekaligus memperkuat pengabdian organisasi di Sumatra Utara.
Dalam keterangannya kepada awak media, Lamhot didampingi sejumlah pengurus PDK Kosgoro 1957 Sumut serta panitia Musda ke-IV. Kehadiran jajaran pengurus tersebut mencerminkan kesiapan dan kekompakan panitia dalam menyelenggarakan Musda secara profesional dan transparan.
Lamhot juga mengajak para kandidat untuk berkompetisi secara beretika dengan mengedepankan adu gagasan dan program kerja. Bukan sekadar mobilisasi massa yang berpotensi memicu polarisasi di akar rumput.
“Siapa pun yang terpilih nantinya merupakan mandat kolektif. Semua pihak harus memiliki kebesaran hati untuk menerima hasil keputusan dan kembali merapatkan barisan demi kemajuan Kosgoro,” ujarnya.
Musda ke-IV Kosgoro 1957 Sumut dijadwalkan berlangsung pada 12–13 Februari 2026 di Hotel Arya Duta, Medan. Kegiatan ini akan diikuti ratusan delegasi dari kabupaten dan kota se-Sumatra Utara.
Output utama Musda diharapkan melahirkan kepemimpinan baru yang mampu bersinergi dengan kepengurusan Partai Golkar Sumut yang juga baru terbentuk. Menyusul terpilihnya Andar Harahap sebagai Ketua DPD Partai Golkar Sumut periode 2026–2031.
Karena itu, Lamhot menegaskan Kosgoro 1957 akan tetap menjadi mitra strategis Partai Golkar dalam menjaga stabilitas politik dan mengakselerasi pembangunan daerah.
“Musda ini harus menjadi preseden baik bagi kedewasaan berorganisasi di Sumatera Utara. Mari kita sukseskan hajatan demokrasi ini dengan penuh martabat,” katanya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....