Lamhot Sinaga Gelar Pesparawi di Salib Kasih
- 09 Nov 2025 22:03 WIB
- Pusat Pemberitaan
KBRN, Tarutung: Wakil Ketua Komisi VII DPR RI, Lamhot Sinaga, mendukung penuh pelaksanaan Pesparawi di Salib Kasih, Tapanuli Utara. Ia menilai kegiatan ini bukan sekadar ajang seni rohani, melainkan momentum spiritual yang bersejarah bagi Tanah Batak.
Menurut Lamhot, Salib Kasih merupakan tempat yang memiliki makna mendalam bagi umat Kristen Batak. Lokasi ini diyakini sebagai titik nol penyebaran Kekristenan di Tanah Batak sejak pelayanan misionaris Jerman, Ingwer Ludwig Nommensen, pada 1861.
Lamhot menjelaskan, Nommensen datang ke Tanah Batak sebagai utusan lembaga misi RMG dari Jerman. Ia memulai pelayanan di Huta Dame, Tarutung, dan membangun komunitas yang kini dikenal sebagai Huria Kristen Batak Protestan (HKBP).
“Dari titik inilah cahaya iman mulai menerangi Tanah Batak. Salib Kasih menjadi simbol perjuangan dan pengorbanan,” ujar Lamhot, Sabtu (9/11/2025). Ia menegaskan Pesparawi di tempat bersejarah ini menjadi simbol kebangkitan spiritual masyarakat Batak.
Pesparawi akan digelar Senin, 11 November, di area Salib Kasih dengan diikuti 25 kontingen dari berbagai gereja. Total sekitar 1.000 peserta akan tampil dalam perlombaan paduan suara, vokal grup, dan musik rohani Kristen.
Selain perlombaan, acara juga menampilkan kegiatan budaya Batak seperti tortor, doa bersama, dan pameran UMKM. “Kegiatan ini tidak hanya memperkuat iman, tetapi juga menggairahkan sektor pariwisata dan ekonomi lokal,” kata Lamhot.
Acara ini merupakan kolaborasi antara Lamhot Sinaga, Kemenparekraf, dan Pemkab Tapanuli Utara. Dukungan teknis juga diberikan oleh TVRI, RRI, serta Badan Pelaksana Otorita Danau Toba (BPODT).
Lamhot berharap sinergi ini mendorong potensi wisata rohani Danau Toba yang menjadi destinasi super prioritas nasional. “Kita ingin daerah ini dikenal bukan hanya karena alamnya, tetapi juga kekayaan spiritual dan budayanya,” ujarnya.
Pesparawi kali ini memperebutkan total hadiah Rp70 juta bagi peserta terbaik di berbagai kategori lomba. Menurut Lamhot, penyelenggaraan di Salib Kasih akan memberi dampak sosial, wisata, dan ekonomi bagi masyarakat sekitar.
“Saya percaya, kegiatan seperti ini menjadi magnet baru wisata rohani nasional,” katanya. Ia berharap Pesparawi dapat menjadi agenda tahunan yang terus menumbuhkan nilai iman, budaya, dan ekonomi masyarakat Batak.
“Pesparawi ini bukan sekadar lomba, melainkan perayaan iman dan kebersamaan. Dari Salib Kasih, semangat kasih itu akan terus menyebar ke seluruh penjuru Tanah Batak," ujar Lamhot menutup.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....