Menteri Ekraf Ajak Wisudawan STIAMI Ciptakan Wirausaha lewat Ekonomi Kreatif

  • 02 Jul 2026 12:50 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Menekraf ajak wisudawan jadi penggerak ekonomi kreatif.
  • Ekonomi kreatif bertumpu pada ide, kreativitas, dan adaptasi.
  • Bonus demografi 2045 dinilai peluang ciptakan lapangan kerja.

RRI.CO.ID, Jakarta – Menteri Ekraf, Teuku Riefky Harsya, mengajak para wisudawan Institut STIAMI ke-49 untuk menjadi penggerak ekonomi kreatif. Menurutnya, generasi muda memiliki peran strategis dalam menciptakan lapangan kerja sekaligus meningkatkan daya saing.

Ia menegaskan, ekonomi kreatif bertumpu pada kekuatan ide, kreativitas, serta kemampuan beradaptasi dengan perubahan zaman. Menekraf mendorong para lulusan agar mampu menghadirkan solusi dan peluang baru di berbagai sektor ekonomi kreatif.

Dengan bekal pendidikan dan inovasi, para wisudawan diharapkan dapat menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi nasional. "Generasi Z dan Milenial memiliki kemampuan besar untuk menghasilkan gagasan inovatif yang melampaui batas budaya maupun negara," ujar Teuku Riefky, di Jakarta, Kamis, 2 Juni 2026.

Bonus demografi yang diprediksi, menurutnya, berada pada puncaknya di 2045. Ini harus dimanfaatkan melalui penguatan ekonomi kreatif sebagai penggerak penciptaan lapangan kerja.

Dengan lebih dari 53 persen penduduk berada pada usia produktif, sektor ini dinilai mampu menyerap para wisudawan dan generasi muda. Sekaligus menjawab tantangan tingginya angka pengangguran usia 15–39 tahun.

Hal tersebut tercermin dari struktur tenaga kerja pegiat ekonomi kreatif Indonesia pada tahun ini. Generasi milenial dan Gen Z mendominasi sebesar 63 persen.

"Generasi muda harus menjadi agen perubahan yang menghubungkan ilmu dari kampus ke masyarakat, industri, hingga pasar global. Untuk itu, para wisudawan saya titipkan tiga pesan penting menuju Indonesia Emas 2045,” katanya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....