Kepala BSSN Ingatkan Perwira TNI Soal Transformasi Ruang Siber

  • 14 Apr 2026 10:24 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Kepala Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) Nugroho S. Budi memberikan ceramah umum kepada Perwira Siswa (Pasis) Dikreg LV Sesko TNI Tahun 2026 mengenai urgensi Electronic Warfare dan Cyber Warfare (EW/CW).
  • Ceramah ini membedah peran krusial persandian dan keamanan siber dalam dinamika ancaman multidomain di era digital.
  • Ruang siber kini telah bertransformasi menjadi domain mandiri dalam dinamika keamanan modern, melampaui fungsinya yang semula hanya sebagai pendukung operasional.

RRI.CO.ID, Bandung - Kepala Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) Nugroho S. Budi memberikan ceramah umum kepada Perwira Siswa (Pasis) Dikreg LV Sesko TNI Tahun 2026 mengenai urgensi Electronic Warfare dan Cyber Warfare (EW/CW). Ceramah ini membedah peran krusial persandian dan keamanan siber dalam dinamika ancaman multidomain di era digital.yang berlangsung di Gedung Grha Widya Adibrata Sesko TNI, Bandung, pada Senin 13 April 2026.

Di hadapan 118 Pasis, ceramah ini bertujuan untuk memperkuat pemahaman strategis para perwira menengah terhadap spektrum elektromagnetik dan ruang siber yang kini telah menjadi domain pertempuran utama. Dalam paparannya, Kepala BSSN menegaskan bahwa ruang siber kini telah bertransformasi menjadi domain mandiri dalam dinamika keamanan modern, melampaui fungsinya yang semula hanya sebagai pendukung operasional.

Perkembangan ini menuntut adanya penguatan strategi, kapasitas, dan kesiapsiagaan nasional yang terintegrasi. “Ancaman di ruang siber tidak lagi terbatas pada peretasan teknis semata, melainkan mencakup sabotase, manipulasi data, hingga alih kendali sistem saraf infrastruktur vital nasional,” ungkap Kepala BSSN.

Dampak yang ditimbulkan dari serangan ini dapat setara dengan peperangan konvensional. Sehingga penguasaan spektrum elektromagnetik dan ruang siber adalah mutlak bagi kedaulatan negara.

Lebih lanjut, Kepala BSSN menjelaskan bahwa sektor pertahanan, ekonomi, transportasi, dan energi menjadi target strategis bagi aktor-aktor yang memanfaatkan celah digital. Oleh karena itu, penguatan postur pertahanan siber harus selaras dengan perkembangan teknologi guna memitigasi risiko disrupsi operasional nasional.

Melalui ceramah umum ini, para Pasis Sesko TNI diharapkan mampu memahami urgensi kedaulatan digital dan mengintegrasikan perspektif keamanan siber dalam doktrin pertahanan nasional. Sinergi berkelanjutan antara BSSN dan institusi pendidikan strategis seperti Sesko TNI menjadi langkah konkret dalam menjaga stabilitas nasional di tengah ancaman multidomain yang semakin kompleks.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....