Menhan Sjafrie Pimpin Upacara Pemakaman Militer Prof Juwono Sudarsono

  • 29 Mar 2026 20:06 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

Jakarta - Menteri Pertahanan (Menhan ) Sjafrie Sjamsoeddin memimpin upacara pemakaman mantan Menhan almarhum Prof Juwono Sudarsono. Upacara dilangsungkan secara militer di Taman Makam Pahlawan Kalibata, Minggu (29/3/2026)

Prosesi upacara pemakaman berlangsung khidmat sebagai bentuk penghormatan negara atas jasa dan pengabdian almarhum. Juwono Sudarsono dianugerahi tanda kehormatan tertinggi Bintang Mahaputera Adipurna oleh Presiden Prabowo 2025.

Almarhum adalah Menteri Pertahanan masa pemerintahan Abdurrahman Wahid (1999-2001) dan Susilo Bambang Yudhoyono (2004-2009). Pada masa Presiden Habibie, Juwono sebagai Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (1998-1999).

Pada akhir pemerintahan Suharto, almarhum sempat sebagai Menteri Lingkungan Hidup (1998). Sedangkan pada masa Presiden Megawati Sukarnoputri, Juwono sebagai Duta Besar Inggris (2003-2004).

Prof Juwono Sudarsono adalah guru besar hubungan internasional dan pernah menjabat Dekan FISIP Universitas Indonesia (1988-1994). Ia menyelesaikan gelar sarjana di Universitas Indonesia dan gelar MA dari Universitas California, Amerika Serikat.

Sedangkan gelar doktor (Ph.D) dari London School of Economics dan Political Science, Inggris. Juwono Sudarsono mendapat gelar profesor dari Universitas Indonesia.

Juwono Sudarsono lahir di Ciamis, 5 Maret 1942. Ia adalah putra dari Sudarsono Mangunadikusumo, menteri Sosial pada Kabinet Sjahrir (1945-1946).

Dalam amanat di TMP Kalibata, Menhan Sjafrie menyampaikan penghargaan atas dedikasi almarhum kepada nusa dan bangsa. "Atas nama negara, bangsa, dan TNI mempersembahkan ke persada Ibu Pertiwi, jiwa raga almarhum, " kata Menhan.

Upacara ditutup dengan prosesi penurunan jenazah ke liang lahat dan doa bersama, diikuti tabur bunga oleh keluarga. Sebelumnya, Menhan meletakan karangan bunga di pusara almarhum.

Prosesi pemakaman ini turut dihadiri oleh sejumlah pejabat dan tokoh nasional, pejabat tinggi Kemhan dan TNI, serta pihak keluarga dan kerabat. (Biro Infohan Setjen Kemhan)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....