Wamenhan Ajak ASN Sulsel Perkuat Wawasan Kebangsaan

  • 22 Feb 2026 00:35 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

RRI.CO.ID, Makassar - Wakil Menteri Pertahanan Donny Ermawan Taufanto menyoroti berbagai ancaman nirmiliter yang kian kompleks, mulai dari degradasi nilai Pancasila, kejahatan siber, hingga krisis ekonomi dan energi yang dapat melemahkan kedaulatan bangsa. Hal itu dikemukakannya saat mewakili Menteri Pertahanan RI sebagai pembicara pada kegiatan Penguatan Kapasitas ASN Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan melalui Ramadan Leadership Camp di Makassar, Minggu 22 Februari 2026.

Dalam paparannya yang berjudul "Pertahanan Negara dan Wawasan Kebangsaan" Wamenhan menyampaikan, salah satu maksud dan tujuan dari Ramadan Leadership Camp yaitu memperkuat pemahaman ASN terhadap kebijakan nasional, wawasan kebangsaan, serta program prioritas pembangunan daerah. Wamenhan menegaskan pentingnya penguatan pertahanan negara dan wawasan kebangsaan di tengah dinamika global, di mana bangsa yang lemah cenderung menjadi sasaran bangsa yang kuat.

"Kekuatan utama Indonesia bukan hanya terletak pada modernisasi alutsista melalui "Perisai Trisula Nusantara", tetapi berakar pada semangat persatuan dan nasionalisme yang telah teruji sejak masa kolonialisme hingga kemerdekaan," kata Wamenhan. Sistem Pertahanan dan Keamanan Rakyat Semesta (Sishankamrata) tetap menjadi fondasi utama dengan menempatkan TNI dan Polri sebagai kekuatan inti, yang didukung secara total oleh warga negara sebagai komponen cadangan dan pendukung

Lebih lanjut, Wamenhan Menghadapi hal ini, peran Aparatur Sipil Negara (ASN) dinilai sangat strategis sebagai perekat persatuan bangsa dan pelaksana kebijakan publik yang mampu menangkal infiltrasi ideologi asing maupun konflik sosial. Fokus pertahanan ke depan diarahkan pada penguatan kualitas sumber daya manusia agar mampu beradaptasi dengan ancaman teknologi dan memastikan keselamatan umum di seluruh wilayah Indonesia.

Turut hadir mendampingi Wamenhan dalam kegiatan tersebut yaitu Deputi Geopolitik DPN dan Sesditjen Pothan Kemhan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....