Mendag Dorong Penguatan Kesejahteraan Pegawai Melalui Koperasi

  • 18 Feb 2026 12:41 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

RRI.CO.ID, Jakarta - Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso menginstruksikan seluruh jajaran aparatur sipil negara di lingkungan Kementerian Perdagangan untuk bergabung dalam keanggotaan koperasi. Budi menyatakan penguatan kelembagaan ini menjadi instrumen penting dalam membangun kesejahteraan ekonomi internal para pegawai pusat.

Pemerintah berkomitmen meningkatkan profesionalisme tata kelola organisasi agar berjalan secara akuntabel dan memberikan manfaat nyata bagi anggota. Langkah integrasi ini bertujuan mengonsolidasikan kekuatan ekonomi pegawai dalam satu wadah koperasi yang mandiri serta produktif.

“Koperasi harus dikelola secara profesional ya. Dikelola secara profesional dengan baik, transparan, sehingga nanti semua pegawai wajib menjadi anggota kooperasi,” ujar Budi di Kantor Kementerian Perdagangan Jakarta, Rabu, 18 Februari 2026.

Sekretaris Jenderal Kementerian Perdagangan Isy Karim melaporkan tingkat partisipasi pegawai saat ini baru mencapai angka 42 persen. Sebanyak 1.210 orang tercatat sebagai anggota aktif dari total keseluruhan sumber daya manusia pada kantor pusat.

Lembaga ini telah berdiri sejak tahun 1978 dengan nama Koperasi Pemasaran Niaga Sejahtera. Isy mengharapkan adanya dukungan penuh dari para pejabat madya maupun pratama untuk menggerakkan pendaftaran anggota baru tersebut.

“Saat ini Koperasi Pemasaran Niaga Sejahtera Kementerian Perdagangan ini didirikan pada tahun 1978. Saat ini beranggotakan sebanyak 1210 orang atau 42 persen dari jumlah pegawai Kementerian Perdagangan yang ada di pusat,” ujar Isy.

Manajemen akan melakukan perbaikan sistem manajerial secara berkala demi memastikan transparansi aliran dana serta keuntungan bagi anggota. Visi ini selaras dengan program strategis nasional yang mendorong keberadaan organisasi ekonomi kerakyatan di setiap instansi.

Pendaftaran anggota baru rencananya akan diproses secara sistematis melalui koordinasi langsung dengan bagian biro kepegawaian Kementerian Perdagangan. Otomatisasi ini diambil guna mempercepat perluasan jangkauan layanan koperasi kepada seluruh staf tanpa terkecuali.

Isy menegaskan keberadaan koperasi instansi harus mampu menandingi kualitas lembaga ekonomi yang ada di tingkat desa. Ia menilai sangat ironis jika instansi pembina sektor perdagangan tidak memiliki wadah ekonomi yang dikelola dengan baik.

Perbaikan tata kelola diharapkan mampu menghasilkan sisa hasil usaha yang kompetitif bagi peningkatan pendapatan tambahan para pegawai. Koperasi juga berperan aktif dalam menyediakan kebutuhan pokok dengan harga lebih murah melalui program pasar murah mandiri.

Apresiasi tinggi diberikan kepada jajaran pengurus yang berhasil menjalankan program distribusi pangan tanpa membebani keuangan negara tahun ini. Keberhasilan tersebut membuktikan bahwa kemandirian lembaga ekonomi internal mampu menjawab tantangan efisiensi anggaran pemerintah yang sangat minimal.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....