BRIN–BSSN Kerja Sama Perkuat Keamanan Siber
- 15 Sep 2025 14:22 WIB
- Pusat Pemberitaan
KBRN, Jakarta: Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) dan Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) resmi menjalin kerja sama strategis di bidang keamanan siber dan sandi nasional. Penandatanganan nota kesepahaman dilakukan di Kantor BSSN, Ragunan, Jakarta, Jumat (12/09/2025).
Kerja sama ini mencakup riset di bidang kriptografi, sinyal, keamanan siber, dan implementasi RAN Kamsiber. Keduanya juga sepakat memperkuat teknologi informasi, pemanfaatan data, serta pengembangan SDM unggul.
Deputi BRIN, Boediastoeti Ontowirjo, dan Deputi BSSN, Sandi R. Tjahjo Khurniawan, turut menandatangani perjanjian kerja sama. Perjanjian ini bertujuan menyusun strategi kebijakan riset dan inovasi untuk mendukung keamanan siber nasional.
Kepala BRIN, Laksana Tri Handoko, menegaskan komitmen penuh BRIN dalam mendukung fungsi dan tugas BSSN. “Pusat Riset Komputasi kami siap berkolaborasi memperkuat sistem keamanan siber nasional,” ujar Handoko.
Handoko berharap riset BRIN bermanfaat untuk operasional BSSN dan mendukung pengembangan kompetensi taruna. “Riset BRIN harus memperkuat ekosistem dan kemajuan teknologi dalam negeri,” tegasnya.
Ia juga menawarkan program degree by research untuk meningkatkan kualifikasi pendidikan taruna BSSN. Menurutnya, keterampilan berbasis pengetahuan penting dalam melanjutkan studi pascasarjana bidang siber.
BRIN akan memperkuat dukungan terhadap SPbD dan percepatan sistem pemerintahan digital di Indonesia. Langkah ini menjadi bagian dari penguatan keamanan data dan infrastruktur nasional berbasis riset.
Sementara itu, Kepala BSSN, Nugroho Sulistyo Budi, menekankan pentingnya penguatan teknologi, tata kelola, dan SDM. “Perkembangan teknologi cepat, maka sistem keamanan harus kuat dan berlapis,” katanya.
Ia menyebut, BSSN fokus mengembangkan sistem dan perangkat teknologi secara mandiri tanpa ketergantungan asing. “Sebagian besar instansi masih bergantung pada lisensi luar. Ini menjadi tantangan besar bagi kami,” ujarnya.
Menurut Nugroho, pengembangan teknologi open source juga penting untuk memperkuat kemandirian nasional. BSSN berharap dukungan BRIN bisa mendorong inovasi dan memperkuat fungsi utama lembaga di bidang keamanan siber.
“Riset adalah penopang utama kami dalam menjalankan amanah negara di bidang keamanan digital,” kata Nugroho. Ia berharap kemitraan antara BSSN dan BRIN akan terus diperkuat untuk menjawab tantangan era digital.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....