Kemenperin-NEC Berkolaborasi Percepat Transformasi Digital Industri Manufaktur

  • 17 Jul 2025 09:41 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

KBRN, Jakarta: Kementerian Perindustrian (Kemenperin)?dan NEC Indonesia berkolaborasi mempercepat transformasi digital industri manufaktur melalui inisiatif strategis. Kolaborasi ini mendukung percepatan Making Indonesia 4.0 dengan penguatan SDM dan teknologi berbasis data, IoT, serta AI.

Percepatan transformasi digital menjadi kunci meningkatkan daya saing dan keberlanjutan industri manufaktur nasional saat ini. Transformasi digital juga menciptakan lapangan kerja baru serta meningkatkan kualitas pekerjaan di sektor teknologi dan industri.

“Transformasi digital sesuai arah peta jalan Making Indonesia 4.0,” kata Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita, di Jakarta, Rabu (16/7-2025). Ia menyebut, langkah ini memperkuat struktur industri nasional dan meningkatkan daya saing tenaga kerja Indonesia secara global.

Transformasi digital juga mendorong peningkatan kompetensi SDM nasional di tengah persaingan global yang makin kompetitif. Kemenperin, lanjutnya, terus mendorong akselerasi ini dengan strategi sistematis dan kolaborasi aktif antar pemangku kepentingan industri.

Untuk mempercepat transformasi digital sektor manufaktur, Kemenperin membentuk Pusat Industri Digital Indonesia 4.0 (PIDI 4.0). Menjadi fasilitas satu atap yang menyediakan showcase teknologi, pengembangan SDM, dan layanan konsultasi industri.

PIDI 4.0 juga berperan sebagai pusat inovasi dan kolaborasi antara industri, pemerintah, akademisi, serta penyedia teknologi.

Fasilitas ini menjadi ruang strategis memperkuat ekosistem industri nasional agar mampu menghadapi era digital secara utuh.

“PIDI 4.0 bukan hanya pusat unjuk teknologi,” jelas Kepala BPSDMI, Masrokhan, dalam keterangannya di Jakarta.

“Tempat ini juga mendukung pengembangan SDM, konsultasi, inovasi, dan kolaborasi semua pemangku kepentingan industri.”

Masrokhan mengatakan PIDI 4.0 menggandeng 64 mitra, terdiri atas industri, asosiasi, dan institusi pendidikan nasional.

Salah satu mitra strategis adalah NEC Indonesia yang mengusung pendekatan Human-Centric Digital Transformation di Indonesia.

“Kami sangat mengapresiasi kontribusi NEC Indonesia sebagai mitra aktif PIDI 4.0.

“Solusi NEC seperti Real Time Dashboard, Warehouse Management System, dan Work Process Recognition ditampilkan di fasilitas kami."ujar Masrokhan.

Teknologi NEC mengintegrasikan sistem data, IoT, dan AI untuk mendukung efisiensi dan produktivitas industri manufaktur.

Penggunaan teknologi ini mempercepat adopsi digital sekaligus menjadi contoh nyata transformasi di ekosistem Industri 4.0.

Pada 2025, NEC Indonesia dan BogorTech difasilitasi PIDI 4.0 untuk mengembangkan teknologi Industrial IoT SmartBox.

SmartBox ini berfungsi mengakuisisi dan memvisualisasi data mesin industri untuk meningkatkan efisiensi proses produksi.

Kolaborasi ini diharapkan menciptakan teknologi relevan yang sesuai kebutuhan riil industri manufaktur Indonesia saat ini.

Kemenperin menargetkan kolaborasi lintas sektor mampu mempercepat adaptasi digital bagi seluruh pelaku industri nasional.

Untuk mendukung transformasi digital inklusif, NEC Indonesia membangun showcase teknologi di Gedung PIDI 4.0 Jakarta. Showcase ini menunjukkan adopsi teknologi yang mempertimbangkan tenaga kerja, efisiensi proses, dan aspek keberlanjutan.

“NEC tertarik bekerja sama dengan Kemenperin karena kesamaan visi akselerasi transformasi industri 4.0,” kata Joji Yamamoto. President Director NEC Indonesia itu menyebut SDM menjadi faktor penting dalam pengembangan teknologi industri di Indonesia.

NEC juga telah melatih siswa, mahasiswa, hingga profesional mengenai teknologi industri 4.0 di berbagai kota Indonesia.

Mereka rutin menyelenggarakan event di PIDI 4.0, mengikuti pameran, serta menjalankan program business matching nasional.

“Sebagai mitra PIDI 4.0, NEC berkontribusi dalam percepatan Making Indonesia 4.0,” Joji menegaskan komitmen perusahaannya. Ia menyebut NEC aktif membangun infrastruktur digital, meningkatkan kualitas SDM, dan memperkuat ekosistem inovasi nasional.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....