BSSN Latih Tanggap Siber Melalui Simulator Smart City

  • 05 Jun 2025 10:17 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

KBRN, Jakarta: Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Badan Siber dan Sandi Negara (Pusbang SDM BSSN) menerima kunjungan siswa pelatihan dari Pusat Pendidikan dan Pelatihan Teknis Fungsional Pertahanan Kementerian Pertahanan (Pusdiktekfunghan-Kemhan).

Rombongan dipimpin oleh Widyaiswara Madya Pusdiktekfunghan-Kemhan, Kolonel Cke Arif Yudi Sachariyanto, dan disambut oleh Widyaiswara Muda Pusbang SDM BSSN, Mora Hertanto Ritonga, S.ST., M.T. dan Pengembang Teknologi Pembelajaran Pusbang SDM BSSN, Alfianda Syahrul, S.TR.Kom.

Pusdiktekfunghan-Kemhan merupakan lembaga pendidikan dan pelatihan di bidang teknis fungsional pertahanan yang berada di bawah naungan Kementerian Pertahanan. Kunjungan ini dilakukan dalam rangka peningkatan kompetensi SDM di bidang keamanan siber, khususnya dalam hal proses tanggap insiden siber melalui platform laboratorium simulasi.

“Kami mengapresiasi fasilitas dan metode pelatihan yang disediakan oleh BSSN. Ini sangat relevan untuk memperkuat pemahaman peserta kami terhadap ancaman dan penanganan insiden siber secara komprehensif. Kegiatan ini juga menjadi sarana kolaborasi antarinstansi dalam mewujudkan pertahanan digital yang solid.” Ujar Kolonel Cke Arif Yudi Sachariyanto, Widyaiswara Madya Pusdiktekfunghan-Kemhan.

Sebagai informasi, BSSN memiliki Simulator Smart City yang pengelolaannya berada di bawah Pusat Pengembangan SDM BSSN. Simulator ini berfungsi sebagai laboratorium pelatihan untuk merespons insiden siber, membangun kapabilitas pendeteksian serangan, serta meningkatkan kemampuan dalam manajemen insiden siber.

Simulator Smart City dirancang untuk melatih dan meningkatkan kompetensi SDM keamanan siber dalam menghadapi ancaman terhadap sistem digitalsmart city. Pelatihan ini menggunakan simulasi realistis yang mencakup berbagai aspek: mulai dari serangan, pemulihan sistem terhadap sektor-sektor infrastruktur kritikal.

Hal ini sangat relevan dengan tantangan pengamanan smart city berbasis Internet of Things (IoT) dan sistem digital terintegrasi seperti yang sudah diterapkan di kota-kota dunia dan beberapa kota di Indonesia (masih dalam proses bertahap, tetapi menunjukkan kemajuan signifikan dalam layanan publik dan sistem pengawasan kota).

Smart city dalam simulator digambarkan dalam bentuk maket yang mencakup elemen-elemen utama seperti bandar udara, pembangkit listrik, kereta cepat, perbankan, dan berbagai fasilitas publik lainnya yang terhubung melalui sistem IoT.

Simulator ini dilengkapi dengan lebih dari 250 skenario serangan siber yang mensimulasikan berbagai ancaman dari peretas (hacker), seperti mencuri data dari basis data (database), mengubah atau menghapus informasi penting, mengambil alih akun pengguna, menjalankan perintah berbahaya di server, hingga merusak sistem secara keseluruhan.

Seluruh skenario ini dirancang untuk memberikan simulasi nyata bagi siswa dengan kemampuan mengidentifikasi serangan, memulihkan sistem ke kondisi semula, serta menelusuri jejak digital (digital footprint) dari peretas yang mengganggu sistem smart city, sehingga membangun kapabilitas tanggap insiden secara komprehensif.

“Pelatihan ini penting untuk membekali peserta dengan kemampuan mendeteksi dan menangani insiden siber secara langsung. Simulasi berbasis skenario nyata ini akan meningkatkan kesiapsiagaan personel menghadapi ancaman digital, terutama dalam konteks smart city,” ujar Mora Hertanto Ritonga, Widyaiswara Muda Pusbang SDM BSSN.

Widyaiswara Madya Pusdiktekfunghan-Kemhan, Kolonel Cke Arif Yudi Sachariyanto (tengah) dan Widyaiswara Muda Pusbang SDM BSSN, Mora Hertanto Ritonga, S.ST., M.T. (tengah kanan) berfoto bersama dengan siswa Pusdiktekfunghan-Kemhan di depan simulator smart city BSSN.

Dengan adanya Simulator Smart City ini, Pusbang SDM BSSN terus berupaya membangun kapabilitas SDM yang unggul di bidang keamanan siber, yang mampu menghadapi berbagai tantangan keamanan digital dalam implementasi smart city yang semakin kompleks.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....