Beda Sa'i Dalam Ibadah Haji dengan Umrah
- 05 Jun 2024 11:27 WIB
- Lhokseumawe
KBRN, Lhokseumawe: Sa'i adalah salah satu rukun dalam ibadah Haji dan Umrah yang dilakukan dengan berjalan bolak-balik sebanyak tujuh kali antara bukit Shafa dan Marwah.
Meskipun tata caranya sama, ternyata terdapat perbedaan dalam konteks dan waktu pelaksanaannya antara Haji dan Umrah.
Pada Haji, Sa'i dilakukan setelah thawaf ifadah yang merupakan bagian dari rangkaian wajib Haji. Pelaksanaan Sa'i dalam Haji bisa dilakukan pada 10 Dzulhijjah setelah pelaksanaan Wukuf di Arafah dan Mabit di Muzdalifah serta melempar Jumrah di Mina.
Sedangkan pada Umrah, Sa'i dilaksanakan setelah Thawaf Qudum (thawaf kedatangan) yang dilakukan kapan saja sepanjang tahun, tidak terbatas pada waktu tertentu seperti pada Haji.
Para ulama menegaskan, bahwa meskipun tata cara Sa'i dalam Haji dan Umrah adalah sama, niat dan konteks pelaksanaannya berbeda. Ulama seperti Ibn Taymiyyah dan Imam Nawawi menjelaskan, perbedaan utama terletak pada maksud dan waktu pelaksanaannya.
Saat Sa'i dalam Umrah, niat jama'ah adalah untuk menyelesaikan Umrah itu sendiri. Sedangkan dalam Haji, Sa'i menjadi bagian dari rangkaian ibadah yang lebih besar dan terstruktur sesuai dengan Manasik Haji.
H. Ghazali Hasan seorang Jama'ah haji tahun lalu mengungkapkan, bahwa Sa'i saat Haji terasa lebih Khidmat dan sarat makna, karena merupakan bagian dari puncak ibadah haji yang melibatkan ritual yang kompleks dan penuh sejarah, dibandingkan dengan Sa'i dalam Umrah yang lebih sederhana dan tidak terikat waktu tertentu.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....