Pantau Kondisi Jemaah, Kemenag Hadirkan Aplikasi Kawal Haji

  • 27 Mei 2024 17:30 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
KBRN, Jakarta: Kementerian Agama (Kemenag) menghadirkan aplikasi “Kawal Haji” agar pelaksanaan ibadah haji 2024 lebih transparan. Aplikasi ini mengintegrasikan semua laporan dan informasi yang masuk baik dari jemaah maupun petugas haji.

Staf Khusus Menteri Agama bidang Media dan Komunikasi Publik Wibowo Prasetyo mengatakan, aplikasi ini akan menyempurnakan skema pelindungan jemaah di Tanah Suci. "Kawal Haji hadir dengan dua fitur utama," kata Wibowo dalam temu media di Jakarta, Senin (27/5/2024).

"Pertama, pelaporan jemaah, khususnya jika ada jemaah terpisah dari rombongan atau tersesat. Kedua, deteksi lokasi dan pergerakan jemaah untuk memudahkan proses pencarian,".

Menurutnya, proses pelindungan jemaah selama ini dilakukan dengan menempatkan petugas di sejumlah titik strategis. Dia berharap, melalui aplikasi ini maka jemaah dapat lebih mudah saat membutuhkan bantuan petugas.

Sementara itu, Ketua Tim Teknologi dan Sistem Informasi Biro HDI Kemenag, Irfan Sembiring mengatakan, hingga hari ini terdapat 229 laporan masuk dalam aplikasi Kawal Haji. Paling banyak terkait akomodasi dengan 85 laporan, baik di Arab Saudi maupun asrama haji.

"Kemudian, 69 laporan mengenai jemaah yang terpisah dari rombongan," ucapnya. Dia mengatakan, dari 229 laporan, 175 laporan sudah terselesaikan dan 77 lainnya masih aktif atau belum ditutup.

Kepala Biro Humas, Data dan Informasi, Akhmad Fauzin mengatakan, melalui aplikasi ini, keluarga jemaah mendapatkan informasi cepat dan terpercaya. Utamanya, terkait situasi dan kondisi di Tanah Suci.

"Mereka juga bisa ikut melapor. Terlebih jika keluarganya yang sedang menjalani ibadah haji menemui masalah. Tentunya, keluarga jemaah juga dapat ikut mengapresiasi pekerjaan petugas atau bantuan jamaah lain,” kata Akhmad.
google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....