Mengenal Makna Wukuf di Arafah
- 27 Jun 2023 09:33 WIB
- Pusat Pemberitaan
KBRN, Jakarta: Jemaah haji akan menjalani ibadah wukuf di Arafah. Yaitu pada 9 Zulhijah 1444 H.
Wukuf di Arafah merupakan rukun haji mutlak, yang menentukan sah tidaknya ibadah haji bagi seseorang. Sehingga, wukuf menjadi rukun yang harus dijalankan bagaimana pun kondisi jemaah haji.
Kata wukuf berasal dari kata Arab wuquf yang berarti berhenti. Yakni berhenti dari kegiatan apapun agar bisa melakukan perenungan diri.
Sedangkan kata arafah berarti naik-mengenali. Wukuf di Arafah adalah saat fisik jemaah berhenti di Padang Arafah.
Sedangkan jiwa dan spiritual jemaah sedang berjumpa dengan Allah SWT. Wukuf di Arafah biasanya menimbulkan rasa haru, karena teringat dosa serta yaumul mahsyar saat manusia harus bertanggung jawab.
Wukuf berarti hadir dan berada dimanapun di Arafah meski dalam keadaan tidur, terjaga, di atas kendaraan, duduk. Lalu berbaring, suci ataupun tidak.
Saat pelaksanaan wukuf, seluruh jemaah akan bermalam di tempat suci dan bersejarah tersebut. Wukuf dilakukan pada 9 Dzulhijjah, atau sehari sebelum hari raya Idul Adha.
Pelaksanaan wukuf adalah sejak gelincir matahari (zuhur) di hari Arafah (9 Dzulhijjah). Hingga terbit fajar (subuh) malam Iduladha (10 Dzulhijjah).
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....