Bahasa Ngapak Mudahkan Edukasi Kesehatan Jemaah Haji di Madinah
- 22 Jun 2026 18:52 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Tim medis menggunakan bahasa ngapak untuk sosialisasi kesehatan jemaah haji
- Edukasi ini bertujuan mencegah dehidrasi saat suhu Madinah mencapai 45 derajat Celsius
RRI.CO.ID, MADINAH - Tim medis menggunakan bahasa daerah saat memberikan sosialisasi kesehatan kepada jemaah haji Indonesia. Kegiatan unik tersebut berlangsung di Kota Madinah pada Jumat, 19 Juni 2026.
Dokter kloter SOC 75 dr Putri Restu Wulandari sengaja memakai bahasa ngapak Banyumasan. Pendekatan ini dinilai sangat efektif untuk menyasar jemaah lanjut usia.
"Jemaah haji sekabehane, aja kelalen, nomer siji banyu banyu banyu," katanya. Langkah tersebut diambil karena suhu udara di Madinah mencapai 45 derajat Celsius.
Petugas meminta jemaah rutin minum air demi mencegah bahaya dehidrasi. Jemaah juga diimbau memakai alat pelindung diri seperti payung dan masker.
Sosialisasi yang dibumbui guyonan segar membuat suasana menjadi sangat interaktif. Para jemaah bahkan diajak langsung mempraktikkan cara membuat larutan oralit.
Kehadiran tim medis mendapat apresiasi langsung dari para jemaah asal Banyumas. "Jemaah merasa terbantu, dibimbing dan diarahkan, terutama untuk menjaga kesehatan," ucapnya.
Kalimat itu disampaikan oleh Saiful, salah satu jemaah asal Jatibarang. Ketua Kloter 75 Ahmad Tantowi menilai edukasi ini sangat membantu kelompoknya. Imbauan juga mencakup pengawasan kesehatan diri dan sikap saling menjaga antarjemaah.
Penggunaan bahasa daerah terbukti mampu mempererat kebersamaan selama berada di Tanah Suci. "Dulur sakebehane, aja kelalen jaga kesehatan, ben dhewe bisa sehat bareng," ujarnya. (MCH)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....