Kisah Petugas Safari Wukuf Dampingi Jemaah Lansia Asal Lampung
- 22 Jun 2026 00:10 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Petugas mengawal ibadah jemaah haji lansia asal Lampung Abdul Wahab Sulaiman
- Kondisi kesehatan Abdul Wahab terus menurun hingga sempat dirawat di Madinah
- Abdul Wahab akhirnya mendapat layanan khusus program Safari Wukuf Lansia
RRI.CO.ID, Madinah - Petugas Safari Wukuf Lansia mengawal ibadah jemaah haji asal Lampung bernama Abdul Wahab Sulaiman. Pelayanan khusus ini diberikan karena kondisi kesehatan jemaah berusia 80 tahun tersebut terus menurun.
Muhamad Febri Ramdani membagikan kisah haru jemaah lansia tersebut pada Sabtu, 6 Juni 2026. Febri merupakan salah satu petugas Safari Wukuf Lansia PPIH Arab Saudi. "Nama beliau akan selalu terpatri dalam ingatan kami karena ketulusannya," ujarnya.
Kondisi kesehatan Abdul Wahab sempat kritis saat dirawat di Rumah Sakit King Abdul Aziz Madinah. Dokter kemudian menyarankan agar jemaah lansia ini masuk dalam program khusus Safari Wukuf. Program ini memfasilitasi jemaah sakit untuk tetap beribadah menggunakan ambulans khusus.
Proses verifikasi sempat terkendala karena Abdul Wahab masih didampingi oleh istrinya selama di sana. Aturan program menegaskan bahwa peserta Safari Wukuf Lansia tidak boleh memiliki pendamping. Petugas sempat menolak pendaftaran tersebut demi mematuhi regulasi yang berlaku.
Keputusan penolakan awal itu membuat keluarga Abdul Wahab menangis di hadapan petugas. Mereka memohon agar jemaah lansia tersebut tetap diberikan kesempatan menyempurnakan rukun Islam. Rasa kemanusiaan mendorong Febri untuk segera berkoordinasi dengan tim verifikator medis.
Tim medis akhirnya menyatakan Abdul Wahab layak mengikuti program Safari Wukuf Lansia. Jemaah lansia tersebut kemudian dipindahkan ke hotel transit untuk menjalani perawatan intensif. Para petugas membantu menyuapi makanan dan mengurus semua kebutuhan sehari-hari jemaah.
Meski fisiknya lemah, Abdul Wahab terus melafalkan ayat suci Al-Quran dengan suara nyaring. Semangat ibadah jemaah asal Lampung ini tidak pernah surut hingga akhir hayatnya. "Bapak hanya ingin menuntaskan rukun Islam ini dengan mabrur," ucapnya saat itu.
Abdul Wahab juga sempat menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada seluruh petugas. Doa tulus dari jemaah lansia tersebut memberikan kekuatan moral yang besar bagi para petugas. (MCH)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....