Pabrik Parfum Mawar Taif Tarik Perhatian Jemaah

  • 13 Jun 2026 20:10 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Rombongan MCH dan jemaah haji mengunjungi pabrik parfum tradisional Al-Qurashi di Taif
  • Kawasan Al-Hada menawarkan udara sejuk dan pemandangan indah mirip Puncak Bogor
  • Penyulingan mawar berkualitas tinggi memerlukan waktu hingga delapan jam non-stop

RRI.CO.ID, Taif - Rombongan Media Center Haji mengunjungi pabrik parfum mawar legendaris di Al-Hada, Kota Taif. Kunjungan ini juga diikuti jemaah haji dari berbagai negara.

Pabrik tersebut dikenal sebagai produsen minyak mawar berkualitas tinggi. Tempat ini telah beroperasi selama puluhan tahun.

Para pengunjung tampak antusias menyaksikan proses produksi tradisional. Mereka tertarik dengan sejarah panjang industri parfum tersebut.

Kawasan Al-Hada menawarkan pemandangan perbukitan yang indah. Udara sejuk menambah daya tarik lokasi wisata ini.

Salah satu pegawai pabrik, Abdullah, menjelaskan proses pembuatan parfum. Ia menyambut pengunjung dengan ramah.

Namun proses penyulingan tidak dapat disaksikan langsung saat kunjungan. Hal itu karena bunga mawar sedang tidak musim panen.

Menurut Abdullah, mawar Taif biasanya dipanen pada Ramadan dan Syawal. Proses penyulingan membutuhkan waktu sekitar enam hingga delapan jam.

"Nantinya kalau sudah jadi, akan terpisah antara air dan minyak. Minyak berada di atas, air di bawah," ujarnya.

Air mawar hasil sulingan kemudian diolah menjadi berbagai produk. Di antaranya sabun, losion, hingga perawatan kulit.

Produk tersebut juga dimanfaatkan sebagai bahan teh herbal. "Bisa juga dibuat teh, meski manfaat utamanya adalah aroma," kata Abdullah.

Kunjungan ini menambah wawasan jemaah tentang budaya dan industri lokal. Pabrik mawar Taif menjadi salah satu destinasi wisata unggulan.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....