Nenek Jumaria, Penuhi Koper Haji dengan Boneka untuk Cucu
- 13 Jun 2026 20:00 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Nenek Jumaria mengisi koper hajinya dengan boneka dan kurma untuk tetangga
- Seluruh uang riyal pemberian dermawan habis digunakan membeli oleh-oleh tersebut
- Jemaah kloter 14 Makassar ini hanya menyisakan uang Rp500 ribu saat pulang
RRI.CO.ID, Jeddah - Di tengah keramaian ruang tunggu bandara, sosok lansia menarik perhatian banyak jemaah. Namanya Jumaria, jemaah haji asal Makassar yang kini bersiap pulang ke Tanah Air.
Jumaria bukan sosok biasa di antara rombongan jemaah lainnya. Ia adalah buruh tani yang hidup sebatang kara di kampung halaman.
Namun, perjalanan hajinya tahun ini membuatnya menjadi perbincangan luas. Ia viral karena memilih membawa boneka dan kurma dalam jumlah banyak.
Barang-barang itu tersusun rapi di dalam koper kabinnya. Tidak ada perhiasan mewah, hanya oleh-oleh sederhana penuh makna.
Selama di Makkah, ia mengaku menghabiskan uang riyal secara habis-habisan. Semua dibelanjakan untuk kurma, boneka, dan hadiah kecil.
Uang itu ia simpan untuk kebutuhan pulang ke kampung. "Tidak ada uang riyal, tersisa uang Rp500 ribu," kata Jumaria kepada Media Center Haji (MCH).
Riyal yang ia gunakan berasal dari pemberian para dermawan. Ia merasa uang tersebut harus dibagikan kembali kepada orang lain.
Jumaria tidak memiliki anak maupun cucu kandung. Namun ia menganggap anak-anak tetangga sebagai keluarga sendiri.
Karena itu, ia membeli boneka dan kurma untuk mereka. Ia menyebut mereka sebagai cucu yang ia sayangi.
"Saya belikan boneka dan kurma untuk cucu kemenakan. Semua untuk keluarga," ujarnya, dengan wajah tenang.
Di balik kesederhanaannya, Jumaria tetap berencana kembali bekerja di sawah. Ia akan melanjutkan hidup seperti sebelum berangkat haji.
Kisahnya menjadi pengingat bahwa makna haji tidak selalu tentang kemewahan. Kadang, ia hadir dalam kesederhanaan dan ketulusan berbagi.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....