Menhaj: 47.012 Jemaah Haji telah Pulang ke Tanah Air

  • 08 Jun 2026 20:45 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Sebanyak 47.012 jemaah haji telah kembali ke Tanah Air usai menunaikan ibadah Rukun Islam ke-lima di Arab Saudi
  • Jumlah tersebut dilayangkan langsung Menteri Haji dan Umrah, Mochammad Irfan Yusuf di Gedung VIP Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta
  • Menhaj Irfan baru di Tanah Air bersama sebagian Tim Amirul Hajj usai menjalankan tugas pengawasan penyelenggaraan ibadah haji 1447 H/2026 M di Arab Saudi

RRI.CO.ID, Tangerang - Sebanyak 47.012 jemaah haji telah kembali ke Tanah Air usai menunaikan ibadah Rukun Islam ke-lima di Arab Saudi. Jumlah tersebut dilayangkan langsung Menteri Haji dan Umrah, Mochammad Irfan Yusuf di Gedung VIP Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta.

Dimana Menhaj Irfan baru di Tanah Air bersama sebagian Tim Amirul Hajj usai menjalankan tugas pengawasan penyelenggaraan ibadah haji 1447 H/2026 M di Arab Saudi. Menurutnya, berakhirnya puncak ibadah haji tidak berarti berakhir pula tugas pelayanan kepada jemaah.

Saat ini, lanjutnya, fokus Kementerian Haji dan Umrah bersama Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) adalah memastikan seluruh proses pemulangan jemaah ke Tanah Air. Tentunya harus berjalan aman, nyaman, dan lancar hingga kloter terakhir tiba di Indonesia.

"Hingga hari ini, sebanyak 120 kloter atau 47.012 jemaah haji Indonesia telah kembali ke Tanah Air. Alhamdulillah seluruh tahapan penyelenggaraan haji secara umum berjalan sesuai harapan," ujarnya Irfan, Senin 8 Juni 2026.

Irfan juga menyatakan tentu masih ada sejumlah kekurangan yang menjadi bahan evaluasi. Namun, itu akan menjadi bagian dari upaya perbaikan layanan ke depan.

Menurut Irfan, fase pemulangan melalui Bandara Jeddah akan berlangsung hingga 15 Juni 2026. Sementara itu, jemaah gelombang kedua mulai bergerak dari Makkah menuju Madinah untuk melanjutkan rangkaian ibadah sebelum dipulangkan ke Indonesia mulai 16 Juni 2026.

"Adapun kloter terakhir dijadwalkan tiba di Tanah Air pada 1 Juli 2026. Puncak haji memang telah selesai, tetapi pelayanan kepada jemaah belum berakhir," kata dia.

"Seluruh petugas tetap bekerja sesuai tugas dan fungsinya masing-masing sampai kloter terakhir tiba di Indonesia. Fokus kami sekarang adalah memastikan proses pemulangan berlangsung aman, nyaman, tertib, dan lancar," sambung Irfan.

Irfan menyampaikan apresiasi kepada seluruh petugas haji Indonesia yang terus bekerja tanpa mengenal waktu dalam memberikan pelayanan kepada jemaah. Ia menilai dedikasi para petugas menjadi salah satu faktor penting yang membuat penyelenggaraan haji tahun ini berjalan dengan baik.

Selain melakukan evaluasi internal, Kementerian Haji dan Umrah juga menerima berbagai masukan dan rekomendasi dari Tim Amirul Hajj sebagai bahan penyempurnaan penyelenggaraan haji pada tahun mendatang. Salah satu perhatian utama adalah peningkatan layanan di Mina yang menjadi titik layanan paling kompleks selama puncak haji karena jutaan jemaah berkumpul dalam area yang relatif terbatas.

Rekomendasi lainnya mencakup peningkatan ketepatan waktu layanan transportasi pada fase pra dan pasca Armuzna, penguatan layanan akomodasi agar semakin banyak jemaah memperoleh hotel yang lebih dekat dengan Masjidil Haram. Serta penyempurnaan layanan konsumsi yang tetap harus adaptif terhadap dinamika dan situasi kawasan Timur Tengah.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....