Madinah Sambut Gelombang Awal Jemaah Haji

  • 30 Mei 2026 19:01 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Madinah menerima gelombang pertama jemaah haji dari Makkah pada Jumat (29/5) malam
  • Kedatangan jemaah dilayani melalui sistem terpadu yang beroperasi 24 jam
  • Petugas dan aparat keamanan mengatur arus transportasi serta pergerakan jemaah

RRI.CO.ID, Madinah – Kota Madinah mulai menerima kedatangan gelombang pertama jemaah haji yang telah menyelesaikan seluruh rangkaian ibadah di Makkah. Para jemaah tiba pada Jumat (29/5) malam menggunakan berbagai moda transportasi, mulai dari Kereta Cepat Haramain, bus, hingga kendaraan lain yang melintasi Jalan Hijrah.

Kedatangan jemaah berlangsung melalui sistem layanan terpadu yang telah disiapkan oleh berbagai instansi terkait. Seluruh proses penerimaan dilakukan secara terorganisasi guna memastikan perjalanan dari Makkah menuju Madinah berjalan aman dan lancar.

Petugas lapangan ditempatkan di sejumlah pusat penerimaan sementara untuk mengatur arus kedatangan jemaah. Koordinasi juga dilakukan bersama aparat keamanan guna mengatur pergerakan kendaraan dan mengarahkan jemaah menuju hotel maupun akomodasi yang telah ditentukan.

Jemaah yang datang melalui jalur udara diterima di Pusat Hijrah. Sementara itu, jemaah yang menempuh perjalanan darat dilayani melalui Pusat Penerimaan Jemaah Haji Darat.

Seluruh layanan operasional tersebut berjalan selama 24 jam untuk memastikan kebutuhan para jemaah dapat terpenuhi dengan baik sepanjang waktu.

Masjid Nabawi Matangkan Persiapan

Otoritas Umum untuk Pengurusan Masjidil Haram dan Masjid Nabawi juga telah menyelesaikan berbagai persiapan guna menyambut jutaan jemaah yang akan melanjutkan ibadah di Madinah.

Fokus utama persiapan diarahkan pada terciptanya lingkungan ibadah yang aman, nyaman, dan tertata. Sebanyak 141 pintu masuk dibuka untuk memperlancar akses jemaah pria maupun wanita menuju area Masjid Nabawi.

Selain itu, sebanyak 100 jalur khusus disiapkan untuk mengatur pergerakan jemaah. Jalur tersebut diawasi petugas serta tim manajemen kerumunan guna menjaga kelancaran arus masuk dan keluar, terutama saat terjadi kepadatan.

Ribuan Karpet dan Layanan Khusus Disiapkan

Sebagai bagian dari kesiapan pelayanan, lebih dari 25 ribu karpet telah dipasang di seluruh area masjid dan pelatarannya. Otoritas terkait juga menyediakan salinan Al-Qur’an beserta terjemahan dalam berbagai bahasa untuk memudahkan jemaah dari berbagai negara.

Layanan informasi dan bimbingan diperkuat guna membantu pengunjung selama berada di kawasan Masjid Nabawi. Perhatian khusus juga diberikan kepada jemaah lanjut usia dan penyandang disabilitas melalui penyediaan kursi roda serta kereta listrik di sejumlah titik layanan.

Untuk mendukung mobilitas, sebanyak 194 eskalator dan lift dioperasikan secara penuh sehingga akses menuju berbagai area masjid menjadi lebih mudah.

Sementara itu, layanan kunjungan ke Raudhah Syarifah tetap berlangsung dengan sistem penjadwalan dan pengaturan kapasitas yang ketat. Langkah tersebut dilakukan untuk menjaga kenyamanan dan keamanan seluruh pengunjung.

Berbagai layar digital juga dipasang di sejumlah lokasi untuk memberikan panduan serta informasi penting kepada jemaah selama berada di area masjid.

Dengan dukungan layanan terintegrasi dan pemanfaatan teknologi modern, Madinah diharapkan mampu memberikan pengalaman ibadah yang nyaman dan khusyuk bagi para jemaah haji setelah menyelesaikan puncak ibadah di Makkah. (MCH)

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....