Amirul Hajj Apresiasi Lompatan Layanan Haji 2026

  • 29 Mei 2026 08:01 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Pelayanan haji 2026 dinilai mengalami lompatan besar
  • Peningkatan terlihat pada transportasi
  • Amirul Hajj mengapresiasi kinerja Kementerian Haji dan Umrah

RRI.CO.ID, Mina - Penyelenggaraan ibadah haji 1447 H/2026 M dinilai mengalami lompatan besar dalam pelayanan jemaah Indonesia. Penilaian itu disampaikan Anggota Amirul Hajj Muhammad Syafi’i saat berada di Mina.

Syafi’i menyebut peningkatan terasa hampir di seluruh aspek layanan haji tahun ini. Layanan itu mencakup keberangkatan, transportasi, pemondokan, konsumsi, hingga pelayanan kesehatan jemaah.

“Saya melihat ada energi baru dalam pelaksanaan haji tahun ini,” ujar Syafi’i di Mina, Kamis, 28 Mei 2026. Ia menilai semangat kerja petugas sangat terasa dalam melayani jemaah Indonesia.

Menurut Syafi’i, perbaikan layanan sudah terlihat sejak fase keberangkatan di Tanah Air. Ketepatan jadwal penerbangan dan pemeriksaan kesehatan berbasis istitha’ah dinilai berjalan lebih kuat.

“Pemeriksaan kesehatan dilakukan ketat demi memastikan jemaah benar-benar siap menjalankan ibadah haji,” katanya. Ia menyebut langkah itu sebagai bentuk kehadiran negara menjaga keselamatan jemaah.

Di sektor transportasi dan pemondokan, Syafi’i mengaku menerima banyak testimoni positif dari jemaah. Mereka merasa mendapat pelayanan nyaman sejak pertama tiba di Arab Saudi.

“Banyak jemaah menyampaikan mereka merasa seperti tamu VIP,” ujarnya. Jemaah disebut langsung disambut, diarahkan ke bus, lalu diantar hingga hotel.

Keberadaan bus shalawat selama 24 jam juga dinilai membantu mobilitas menuju Masjidil Haram. Kualitas hotel jemaah turut disebut meningkat, baik dari kebersihan maupun akses transportasi.

Dari sisi konsumsi, Syafi’i hampir tidak menemukan keluhan berarti dari jemaah. Ia menyebut mayoritas jemaah justru mengapresiasi kualitas makanan yang disediakan selama operasional haji.

Syafi’i juga mengapresiasi peningkatan layanan kesehatan melalui klinik satelit di sektor pemondokan. Kerja sama dengan Saudi German Hospital dinilai memperkuat layanan kesehatan jemaah Indonesia.

“Kalau tahun ini sudah sangat baik, Insya Allah tahun depan bisa jauh lebih baik,” ucapnya. Syafi’i berharap capaian positif ini terus ditingkatkan pada musim haji mendatang.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....