Imam Tunanetra Sinjai Diabadikan Jadi Masjid Saudi

  • 24 Mei 2026 10:40 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Imam tunanetra asal Sinjai mendapat penghormatan di Makkah
  • Nama Saifuddin akan diabadikan untuk masjid wakaf Rombongan Arab Saudi tersentuh setelah mendengar bacaan Al-Qur’an
  • Masjid kemungkinan dibangun di Madinah

RRI.CO.ID, Makkah – Jemaah haji tunanetra asal Sinjai, Saifuddin HM Abd Muin Saideng, mendapat penghormatan dari pihak Arab Saudi. Namanya akan diabadikan untuk pembangunan sebuah masjid wakaf di Arab Saudi.

Saifuddin yang akrab disapa Baso Tang merupakan jemaah reguler Kloter UPG 17 asal Pulau Kambuno, Kabupaten Sinjai. Lelaki berusia 56 tahun itu dikenal sebagai imam masjid meski mengalami buta total.

Kisah tersebut bermula saat sejumlah warga Arab berada di lobi hotel jemaah Indonesia kawasan Jarwal, Makkah. Mereka mencari jemaah tertua laki-laki dan perempuan untuk diberi penghormatan serta hadiah penyambutan.

Pembimbing ibadah Kloter UPG 17, Faried Wajdi, kemudian memperkenalkan Baso Tang kepada rombongan Arab tersebut. Ia menyebut Saifuddin sebagai jemaah tunanetra yang telah lama mengabdi sebagai imam masjid.

“Saya bilang, ini juga jemaah kami. Beliau tunanetra dan imam masjid,” ujar Faried di Makkah ditulis, Minggu, 24 Mei 2026.

Baso Tang lalu diminta membaca Al-Qur’an di tengah lobi hotel yang mulai dipadati jemaah. Ia memilih membaca Surah Al-Ashr karena suasana semakin ramai dan banyak orang mendekat.

“Saya baca surah pendek saja karena sudah banyak orang berkerumun. Takut lama,” kata Baso Tang kepada Tim Media Center Haji.

Faried menyebut rombongan Arab tampak tersentuh setelah mengetahui pengabdian Baso Tang sebagai imam tunanetra. Mereka kemudian menyampaikan niat membangun masjid wakaf atas nama Saifuddin sebagai penghormatan bagi jemaah Indonesia.

“Mereka bilang, uangnya dari pemerintah Arab Saudi. Sementara masjidnya atas nama beliau,” ucap Faried.

Lokasi masjid tersebut belum diumumkan secara pasti, tetapi disebut kemungkinan berada di Madinah. Baso Tang mengaku terus menangis haru setiap mengingat penghormatan besar tersebut. “Saya tidak sangka bisa seperti ini,” katanya pelan. (MCH)

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....