PPIH Matangkan Transportasi Armuzna Demi Kelancaran Jemaah Indonesia
- 23 Mei 2026 12:00 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi mematangkan kesiapan transportasi menuju kawasan Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna).
- Kepala Bidang Transportasi PPIH, Syarif Rahman, memastikan jadwal telah disusun ketat.
- Pergerakan pertama dari Makkah menuju Armuzna dimulai pukul 07.00 waktu Arab Saudi.
RRI.CO.ID, Makkah – Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi mematangkan kesiapan transportasi menuju kawasan Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna). Persiapan dilakukan demi kelancaran pergerakan ratusan kloter jemaah Indonesia.
Kepala Bidang Transportasi PPIH, Syarif Rahman, memastikan jadwal telah disusun ketat. Pergerakan pertama dari Makkah menuju Armuzna dimulai pukul 07.00 waktu Arab Saudi.
“Kami menyiapkan jadwal pergerakan untuk 527 kloter menuju Armuzna. Seluruh SOP wajib dipatuhi agar tidak terjadi keterlambatan,” kata Syarif kepada Media Center Haji (MCH)
Jemaah diminta menyiapkan perbekalan enam jam sebelum keberangkatan menuju Armuzna. Tiga jam sebelumnya, jemaah sudah diwajibkan mengenakan pakaian ihram.
Satu jam sebelum keberangkatan, seluruh jemaah harus berkumpul di lobi hotel. PPIH berharap pola tersebut memperlancar arus keberangkatan menuju Arafah.
“Jika semua dipatuhi, insyaallah tidak ada jemaah yang terlambat. Pola ini diterapkan hingga kepulangan kembali menuju Makkah,” ujarnya.
Setiap maktab berisi sekitar tiga ribu jemaah difasilitasi tujuh bus Naqabah. Bus beroperasi dalam tiga sif, yakni pagi, siang, dan sore.
PPIH juga menerapkan skema Taradudi (sistem transportasi bolak-balik atau shuttle) dan Murur saat perpindahan menuju Muzdalifah. Pemisahan jalur dilakukan untuk menghindari kepadatan arus jemaah selama perjalanan.
Sif pertama dimulai pukul 19.00 hingga 23.00 waktu Arab Saudi. Sekitar 160 ribu jemaah ditargetkan bergerak pada tahap pertama tersebut.
“Lansia, disabilitas, dan perempuan menjadi prioritas saat naik bus. Laki-laki diberangkatkan terakhir sesuai pengaturan sirkulasi jemaah,” ujarnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....