Persiapan Haji, Purbaya: Belajar Doa tapi Masih Lupa

  • 18 Mei 2026 20:10 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa akan menunaikan ibadah haji selama 10 hari
  • Pelaksanaan ibadah di Arafah, Muzdalifah, dan Mina akan dimulai pada 8 Zulhijah 1447 H atau 25 Mei 2026
  • Pemerintah terus mempersiapkan jelang puncak ibadah haji

RRI.CO.ID, Jakarta - Menteri Keuangan Republik Indonesia, Purbaya Yudhi Sadewa akan menunaikan rukun Islam ke-lima, yakni menunaikan ibadah haji ke Makkah. Menteri Purbaya menyampaikan kesiapannya seperti menghafal doa-doa.

"Persiapan haji sudah dua minggu lalu. Sudah belajar tapi doa-doanya masih lupa," kata Menteri Purbaya di Istana Kepresidenan, Jakarta, usai rapat terbatas dengan Presiden Prabowo Subianto, Senin, 18 Mei 2026.

Purbaya mengatakan, akan berangkat ke Arab Saudi pada Kamis 21 Mei 2026. Rencananya bendahara negara itu akan berada di Tanah Suci selama 10 hari.

"Berangkat tanggal 21 kalau tidak ada halangan. Selama 10 hari," ucapnya.

Seperti diketahui, pelaksanaan ibadah di Arafah, Muzdalifah, dan Mina akan dimulai pada 8 Zulhijah 1447 H atau 25 Mei 2026. Jemaah haji Indonesia bergerak dari Makkah ke Arafah untuk wukuf.

"Pada fase inilah jutaan jemaah dari berbagai negara berkumpul dalam waktu bersamaan. Mobilitas yang tinggi dan kepadatan meningkat," kata Juru Bicara Kementerian Haji dan Umrah RI, Maria Assegaf dalam keterangan pers di Jakarta, Senin, 18 Mei 2026.

⁠⁠⁠⁠⁠⁠⁠

Pemerintah bersama Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi terus mematangkan kesiapan layanan jelang fase Armuzna, Kemenhaj bersama PPIH Arab Saudi. Persiapan tersebut mulai dari finalisasi data manifest jemaah, pemetaan pergerakan, transportasi, tenda, konsumsi, kesehatan, perlindungan jemaah, hingga pembinaan ibadah.

“Kami mengimbau jemaah mulai menghemat energi dan menjaga kondisi fisik. Batasi aktivitas yang tidak mendesak, hindari paparan panas berlebihan, cukup minum, makan teratur, istirahat yang cukup," katanya.

Adapun data terakhir jemaah haji Indonesia, 464 kelompok terbang (kloter) dengan 179.463 jemaah dan 1.851petugas telah diterbangkan ke Tanah Suci. Kemudian, pergerakan jemaah haji Indonesia dari Madinah ke Makkah 455 kloter dengan 175. 682 jemaah.

Sementara itu, kedatangan jemaah haji gelombang kedua, 190 kloter dengan 72.904 jemaah tiba di Bandara Internasional King Abdulaziz di Jeddah. Selanjutnya 12.180 jemaah haji khusus telah tiba di Arab Saudi untuk selanjutnya mulai melakukan serangkaian ibadah sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....