Petugas Daker Madinah Diminta Lebih Humanis Tangani Jemaah Haji Gelombang Kedua

  • 18 Mei 2026 12:32 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Petugas haji Sektor 3 Madinah
  • gelombang kedua jamaah
  • evaluasi layanan

RRI.CO.ID, Madinah – Petugas haji di Sektor 3 Daerah Kerja (Daker) Madinah diingatkan untuk tetap bersikap responsif dan humanis. Terutama pada saat menghadapi kedatangan jemaah haji gelombang kedua dari Makkah.

Evaluasi tim Inspektorat Wilayah 2 Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) menjadi dasar peningkatan kualitas layanan. Kepala Sektor 3 Daker Madinah, Irfan Darmawan Syah, mengatakan evaluasi ini penting untuk menyesuaikan pelayanan sesuai kebutuhan jemaah.

“Tujuan inspektorat ini adalah untuk memberitahu kami agar melakukan perbaikan,” ujarnya, Minggu 17 Mei 2026. Sehingga, lanjut dia, ke depan pihaknya akan berupaya lebih baik lagi ketika menangani jemaah haji gelombang kedua.

Irfan menekankan komunikasi petugas dengan jemaah menjadi fokus utama pelayanannya. Menurut dia, petugas diminta lebih sigap dan sensitif agar tidak menimbulkan kekecewaan.

“Kami harus menangani keluhan jemaah dengan baik,” ucapnya. Sehingga jangan sampai jemaah tersinggung atau marah,” ujarnya.

Selain itu, Irfan meminta petugas merespons cepat keinginan jemaah. “Sehingga jemaah tidak merasa kecewa dengan pelayanan petugas,” katanya.

Selain komunikasi, petugas juga diimbau bersikap proaktif dalam menyelesaikan persoalan di lapangan. “Sehingga, jemaah tidak perlu menyampaikan komplain kepada pihak lain yang tidak ada kaitannya,” ucapnya.

Terkait layanan kesehatan, Irfan memastikan pelayanan medis berjalan optimal. Tim kesehatan disiagakan 24 jam dan rutin mengunjungi jemaah, khususnya lansia dan disabilitas.

“Jika tidak bisa ditangani di sini, akan dirujuk dan dikoordinasikan dengan rumah sakit di Arab Saudi,” ucapnya. Setiap hari tim medis juga melakukan kunjungan ke kloter, khususnya kepada jemaah lansia,” jelasnya.

Dengan berbagai perbaikan ini, petugas diharapkan mampu memberikan pelayanan lebih responsif dan humanis. Sehingga jemaah dapat menjalankan ibadah dengan nyaman tanpa rasa kecewa.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....