Jemaah Haji Tertua, Mbah Mardi Tetap Ikuti Niat Ihram dari dalam Bus

  • 15 Mei 2026 06:15 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Mbah Mardi tetap mengikuti niat ihram dari dalam bus di Bir Ali
  • Petugas melarang lansia turun karena suhu mencapai 41 derajat celsius
  • Kondisi kesehatan Mbah Mardi dinyatakan membaik sebelum keberangkatan ke Makkah

RRI.CO.ID, Madinah - Jemaah haji tertua Kloter YIA 09, Mardijiyono, berangkat menuju Makkah, Senin, 10 Mei 2026. Jemaah berusia 103 tahun itu tetap mengikuti niat ihram meski berada di dalam bus.

Mbah Mardi berangkat bersama rombongan sembilan menggunakan bus dari Madinah menuju Makkah. Ia duduk di kursi depan dekat jendela bersama pendampingnya, Ibnu Khaldun.

Ibnu membantu Mbah Mardi naik ke bus karena kondisi fisiknya menurun. Petugas juga memasang sandaran kepala agar perjalanan Mbah Mardi lebih nyaman.

Saat tiba di Masjid Dzulhulaifah Bir Ali, seluruh jemaah turun mengambil miqat. Namun, Mbah Mardi memilih tetap berada di dalam bus sesuai anjuran petugas.

“Petugas menyampaikan suhu udara mencapai 41 derajat celsius,” kata Ibnu Khaldun. Ia menyebut lansia disarankan menjaga kondisi menjelang puncak ibadah haji.

Menurut Ibnu, menjaga stamina lebih penting menjelang pelaksanaan Armuzna di Makkah. Mbah Mardi juga tetap mengikuti niat ihram dipandu petugas bimbingan ibadah.

“Sehat,” ujar Mbah Mardi saat ditanya mengenai kondisi kesehatannya di atas bus. Ia berharap selalu sehat dan selamat hingga kembali ke Indonesia.

Sebelumnya, kondisi kesehatan Mbah Mardi sempat menurun hingga menjalani perawatan intensif. Tim medis kemudian menyatakan kesehatannya membaik dan kembali fit bersama rombongan. (MCH)

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....