Wamenhaj Minta Jemaah Calon Haji Gelombang Dua Istirahat di Pesawat
- 10 Mei 2026 06:35 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Wamenhaj meminta jemaah gelombang kedua banyak beristirahat di pesawat karena mereka akan langsung melaksanakan umrah wajib setibanya di Tanah Suci.
RRI.CO.ID, Medan – Jemaah calon haji gelombang kedua 2026 diminta untuk cukup beristirahat selama penerbangan ke Tanah Suci. Demikian disampaikan Wakil Menteri Haji dan Umrah (Wamenhaj), Dahnil Anzar Simanjuntak, di Asrama Haji Medan, Jumat 8 Mei 2026.
Ini karena jemaah gelombang kedua akan langsung melakukan ibadah umrah wajib setibanya di Arab Saudi. Mereka juga telah diminta mengenakan pakaian ihram sejak berada di pesawat.
Ini karena jemaah haji gelombang kedua akan langsung menuju Makkah untuk melakkan umrah wajib setelah mendarat di Jeddah. Menurut Dahnil, kondisi tersebut berpotensi menguras lebih banyak tenaga jemaah.
Karena itu, Wamenhaj meminta jemaah mengurangi aktivitas yang tidak penting selama penerbangan. “Kurangi ngobrol di pesawat dan perbanyak istirahat,” ujarnya.
Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) melaporkan sebanyak 110.848 jamaah telah tiba di Tanah Suci. Mereka berasal dari 286 kelompok terbang ditambah 1.141 petugas haji.
Sebanyak sembilan kelompok terbang gelombang kedua telah tiba melalui Bandara King Abdul Aziz Jeddah. Sedangkan jumlah jemaahnya mencapai 3.459 orang ditambah 36 petugas.
Jemaah gelombang kedua sudah mengambil miqat dan berniat ihram sebelum pesawat mendarat di Jeddah. Atau seperti difatwakan Majelis Ulama Indonesia (MUI), hal itu juga bisa dilakukan di Bandara King Abdulaziz.
Kepala Kanwil Kemenhaj Sumatera Utara, Zulkifli Sitorus, mengapresiasi kunjungan Wamenhaj ke Embarkasi Medan. Menurut dia, hal itu memotivasi telah petugas meningkatkan pelayanan jemaah.
Zulkifli mengatakan Embarkasi Medan menghadapi berbagai dinamika operasional pada penyelenggaraan haji tahun ini. Salah satunya pendaratan teknis dan penanganan jemaah dengan kondisi kesehatan khusus.
Menurut dia, koordinasi lintas sektor terus diperkuat demi kenyamanan dan keselamatan jamaah haji. “Keselamatan jemaah tetap menjadi prioritas utama,” kata Zulkifli.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....