Museum Nabi Muhammad jadi Destinasi Edukasi Jemaah di Madinah
- 10 Mei 2026 05:33 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Museum Nabi Muhammad hadir dekat Masjid Nabawi
- Teknologi virtual reality tampilkan kehidupan Rasulullah
- Tersedia pemandu bahasa Indonesia bagi jemaah
RRI.CO.ID, Madinah - Museum Biografi Nabi Muhammad menjadi destinasi edukasi bagi jemaah haji dan umrah di Madinah. Museum itu menghadirkan sejarah Rasulullah melalui teknologi interaktif modern.
Museum Internasional Biografi Nabi Muhammad dan Peradaban Islam di Madinah terletak strategis dekat dengan Masjid Nabawi, tepatnya antara Gerbang 305-307. Pengunjung dapat mengikuti penjelasan menggunakan pemandu berbagai bahasa, termasuk bahasa Indonesia.
Pemandu museum, Muhammad Adz Dzahabie, mengatakan museum berada di bawah Liga Muslim Dunia. Menurutnya, museum mengenalkan kembali sosok Rasulullah sebagai teladan umat manusia.
“Museum ini khusus membahas kehidupan Nabi Muhammad SAW,” kata Adz Dzahabie, Minggu, 10 Mei 2026. Ia menyebut pengunjung mempelajari kehidupan Rasulullah dan suasana Madinah pada masa itu.
| Baca juga: Jemaah Haji Diingatkan Patuhi Aturan Ihram |
Bagian pertama museum menampilkan biografi Rasulullah beserta kehidupan keluarganya. Pengunjung melihat pakaian, perlengkapan rumah tangga, serta pengobatan alami pada masa Rasulullah.
Bagian kedua menggambarkan suasana Madinah dan Masjid Nabawi pada masa Rasulullah. Visual kamar Rasulullah juga ditampilkan menggunakan teknologi virtual reality.
Pengunjung memasuki ruang pamer berisi layar interaktif dan replika tiga dimensi modern. Teknologi “magic box” menampilkan gambaran perabotan dan kehidupan masyarakat saat itu.
“Kami menghadirkan berbagai tema sejarah Nabi Muhammad SAW melalui layar interaktif,” ujarnya. Museum juga menyediakan layanan bahasa Arab, Inggris, Indonesia, Turki, dan Prancis.
Dzahabie menyebut kajian museum dilakukan peneliti sejak sekitar dua puluh tahun lalu. Materi museum disusun berdasarkan Alquran, hadis, dan penelitian sejarah mendalam.
Museum serupa juga dikembangkan di Makkah, Maroko, dan Senegal untuk edukasi sejarah Islam. Umat Islam diharapkan meneladani akhlak dan kepemimpinan Rasulullah dalam kehidupan sehari-hari. (MCH)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....