Jamaah Haji Nonprosedural Turun Drastis pada 2026

  • 09 Mei 2026 07:43 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Jamaah haji nonprosedural turun drastis pada 2026
  • Satgas Polri dan Imigrasi diperkuat cegah pelanggaran
  • Pemerintah ingatkan masyarakat hindari tawaran haji cepat

RRI.CO.ID, Jombang - Kementerian Haji dan Umrah menyebut jamaah haji nonprosedural turun drastis pada musim haji 2026. Hingga Kamis (07/05/2026), jumlah jemaah tertahan belum mencapai 100 orang.

Menteri Haji dan Umrah, Mochamad Irfan Yusuf, menyebut laporan terbaru berasal dari Wakapolri. “Tadi malam Wakapolri melaporkan sekitar 60 jemaah calon haji,” ujarnya.

Ia membandingkan kondisi itu dengan musim haji 2025 yang jauh lebih tinggi. Tahun lalu, lebih dari seribu jemaah tertahan karena berangkat tanpa prosedur resmi.

Kementerian Haji dan Umrah membentuk satgas bersama Polri dan Imigrasi Indonesia. Satgas bertugas mencegah keberangkatan jemaah melalui jalur tidak sesuai aturan.

Gus Irfan mengingatkan jamaah nonprosedural berisiko mengalami masalah serius di Arab Saudi. Mereka bisa terlunta-lunta dan terhambat menjalankan ibadah haji dengan aman.

Pemerintah juga memperkuat edukasi kepada masyarakat terkait prosedur keberangkatan haji resmi. Menurutnya, sosialisasi membuat masyarakat mulai memahami aturan pemberangkatan haji.

Ia meminta masyarakat tidak tergiur tawaran haji cepat tanpa antre dari oknum tertentu. “Prinsipnya tidak ada haji tanpa antre itu, tidak ada,” katanya.

Selain pengawasan, proses pemberangkatan jemaah haji Indonesia berlangsung lancar menuju Arab Saudi. Hingga kini, sekitar 250 kloter telah diberangkatkan menuju Tanah Suci.

Sebagian jemaah dari Madinah juga mulai bergeser menuju Makkah untuk persiapan ibadah. “Ada kendala kecil, tetapi bisa segera diatasi,” ujar Gus Irfan.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....