KBIHU Diimbau Batasi City Tour jelang Puncak Haji

  • 08 Mei 2026 06:40 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • PPIH melarang city tour luar Tanah Haram sebelum Armuzna.
  • KBIHU diminta menjaga kesehatan dan stamina jemaah haji.
  • Umrah sunnah dibatasi maksimal tiga kali sebelum Armuzna.

RRI.CO.ID, Makkah - PPIH Arab Saudi meminta KBIHU tidak menggelar city tour luar Tanah Haram sebelum Armuzna. Imbauan itu disampaikan untuk menjaga kesehatan dan stamina jemaah menjelang puncak haji, Rabu (06/05/2026).

Kepala Seksi Bimbingan Ibadah dan KBIHU Daker Makkah, Erti Herlina, meminta pembimbing menaati aturan tersebut. Ia juga meminta KBIHU mengedukasi jemaah mengenai pentingnya pembatasan kegiatan sebelum Armuzna.

“Para pembimbing ibadah KBIHU, kami menghimbau mengikuti aturan city tour di Arab Saudi,” kata Erti. Pernyataan itu disampaikan kepada Tim Media Center Haji di Makkah.

Erti menjelaskan city tour tetap diperbolehkan selama berada di wilayah Kota Makkah. Jemaah dapat mengunjungi Museum Wahyu, Museum Al-Qur'an, dan Museum Haromain.

Menurut Erti, PPIH juga membatasi pelaksanaan umrah sunnah sebelum Armuzna. KBIHU hanya diperbolehkan memfasilitasi umrah sunnah sebanyak tiga kali.

KBIHU yang menggelar city tour dan umrah sunnah diminta melapor kepada kepala sektor masing-masing. Surat laporan memuat tujuan perjalanan serta jumlah jemaah yang ikut kegiatan.

“Itu penting untuk dimonitor agar jumlah jemaah berangkat dan pulang tetap sama,” ujar Erti. Ia meminta pembimbing memastikan keselamatan, keamanan, dan kesehatan seluruh jemaah.

Selain itu, jemaah yang melaksanakan umrah sunnah diimbau mengambil miqat di wilayah Tan'im. Lokasi tersebut dinilai lebih dekat dibandingkan Ji'rana sehingga mengurangi kelelahan jemaah.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....