Tujuh Jemaah Haji Indonesia Wafat di Makkah

  • 05 Mei 2026 10:31 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Tujuh jemaah haji Indonesia wafat di Makkah
  • Penyebab utama serangan jantung dan radang paru-paru
  • Cuaca panas hingga 43 derajat celcius

RRI.CO.ID, Makkah - Tujuh jemaah haji Indonesia wafat di Arab Saudi akibat kondisi kesehatan. Mayoritas kematian dipicu serangan jantung dan radang paru-paru, Minggu, 4 Mei 2026.

Juru Bicara Kementerian Haji Maria Assegaf menyampaikan jumlah jemaah wafat mencapai tujuh orang. “Kita doakan semoga husnul khotimah,” ujarnya.

Maria menjelaskan kondisi kesehatan jemaah menjadi perhatian utama selama pelaksanaan ibadah haji. Ia menyebut cuaca panas turut memengaruhi kesehatan jemaah.

Petugas Penyelenggara Ibadah Haji menjamin pelaksanaan badal haji bagi jemaah wafat. "Layanan ini memastikan ibadah tetap terlaksana sesuai ketentuan," katanya.

Data menunjukkan ribuan jemaah menjalani rawat jalan di berbagai sektor layanan. Sebanyak 117 jemaah dirujuk ke Klinik Kesehatan Haji Indonesia.

Selain itu, 141 jemaah dirawat di rumah sakit Arab Saudi. Dari jumlah tersebut, 59 jemaah masih menjalani perawatan intensif.

Maria memastikan pelayanan kesehatan diberikan secara optimal bagi seluruh jemaah Indonesia. “Layanan tersedia di kloter, sektor, hingga fasilitas rujukan,” katanya.

Suhu udara di Makkah mencapai 43 derajat celcius pada siang hari. Kondisi ini meningkatkan risiko gangguan kesehatan bagi jemaah.

Pagi hari suhu berada di kisaran 26 derajat celcius dan meningkat drastis siang hari. Pada malam hari, suhu turun menjadi sekitar 34 derajat celcius.

Jemaah diimbau menjaga kondisi tubuh selama beradaptasi dengan cuaca panas ekstrem. Petugas meminta jemaah memperbanyak istirahat dan konsumsi air.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....