Pemerintah Ingatkan Jemaah Haji tidak Bawa Barang Berlebihan

  • 04 Mei 2026 23:45 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • 1. Pergerakan jemaah haji Indonesia dari Madinah ke Makkah berlangsung bertahap
  • 2. Kementerian Haji dan Umrah RI mengingatkan jemaah haji untuk tidak membawa barang bawaan secara berlebihan
  • 3. Bawa barang berlebihan berisiko terhadap jemaah haji

RRI.CO.ID, Jakarta-Pemerintah mengingatkan jemaah haji Indonesia untuk tidak membawa barang berlebihan, termasuk membeli oleh-oleh di Makkah, Arab Saudi. Juru Bicara Kementerian Haji dan Umrah Maria Assegaff mengatakan jika jemaah haji tidak bijak membawa barang bawaan maka akan berisiko.

“Kami imbau jemaah bijak membawa barang bawaan. Kami mengingatkan agar jemaah tidak membawa barang berlebihan termasuk pembelian oleh-oleh di Arab Saudi,” kata Maria dalam keterangan pers di Jakarta, Senin, 4 Mei 2026.

Adapun risiko membawa barang bawaan secara berlebihan seperti menyulitkan mobilitas jemaah, memperlambat distribusi bagasi dan menganggu kenyamanan selama perjalanan. Imbauan disampaikan karena sudah dimulai pergerakan jemaah haji Indonesia dari Madinah ke Makkah secara bertahap.

“Risiko bawa barang bawaan banyak dapat menyulitkan mobilitas jemaah, memperlambat distribusi bagasi. Mengganggu kenyamanan selama perjalanan antar kota maupun kepulangan ke Tanah Air,” ujarnya menerangkan.

Memasuki hari ke-14 operasional pelaksanaan haji 1447 H/2026 M, jumlah jemaah haji dari Madinah ke Makkah, 52 kloter berjumlah 20.689 jemaah dan 212.

Mereka bergerak dari Madinah secara bertahap, selanjutnya melaksanakan umrah wajib serta mempersiapkan diri menghadapi puncak ibadah haji. Maria memastikan operasional haji hingga saat ini berjalan dalam kondisi aman dan terpantau tertib.

Ia juga mengingatkan jemaah haji Indonesia untuk menjaga kondisi tubuh karena cuaca panas di Madinah dan Makkah mencapai 39-42 derajat celcius. Jemaah diimbau untuk memakai pelindung sederhana seperti topi, payung dan kaos kaki yang nyaman.

“Membawa air minum untuk menghindari dehidrasi dan kelelahan akibat cuaca panas, perbanyak minum. Mari bersama-sama prioritaskan kesehatan, kelancaran ibadah dan keselamatan selama rangkaian ibadah haji,” katanya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....