Doa Mbah Jumirah Mengiringi Haji dan Keluarganya

  • 03 Mei 2026 13:40 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Jemaah lansia mendapat pendampingan khusus sejak kedatangan
  • Layanan Landis bantu kebutuhan harian jemaah tidak mandiri
  • Doa Mbah Jumirah mengalir untuk keluarga dan anak di Batam

RRI.CO.ID, Madinah - Mbah Jumirah, 83 tahun, tiba di Madinah dengan kondisi lemah, Selasa, 28 April 2026. Ia digendong petugas saat turun dari bus karena tidak mampu berjalan sendiri.

Petugas kemudian mendudukkan Mbah Jumirah di kursi lipat dekat bus untuk beristirahat sejenak. Tubuhnya kecil dan tampak membungkuk saat berdiri.

Ia berangkat haji bersama putra bungsunya, Saiful Amar, menggantikan suaminya yang telah wafat. Awalnya, Mbah Jumirah mendaftar haji bersama suaminya pada 2017.

Setibanya di hotel, petugas mendorong kursinya menuju lobi Hotel Grand Al Shahba Madinah. Rombongan disambut dengan bunga, teh arab, dan kurma kering.

Namun, Mbah Jumirah tidak melewati karpet merah karena menunggu kunci kamar di lobi. “Alhamdulillah, selama perjalanan ibu sehat dan makannya enak,” kata Saiful Amar, Minggu, 3 Mei 2026.

Saiful menyebut pelayanan maskapai dan petugas haji selama perjalanan sangat memuaskan. “Makanan terus tersedia hingga kami tiba di kamar,” ujarnya.

Ia sempat menanyakan kemungkinan satu kamar untuk merawat ibunya yang tidak mandiri. Petugas menjelaskan layanan lansia dan disabilitas siap membantu kebutuhan jemaah.

Layanan tersebut mencakup memandikan, mengganti kebutuhan pribadi, hingga menyuapi makan jemaah lansia. Penjelasan itu membuat Saiful Amar merasa lega dan tenang.

Mbah Jumirah bersyukur tiba di Madinah dengan hotel dekat Masjid Nabawi. Ia juga memanjatkan doa untuk suami, anak, dan keluarga, termasuk anaknya di Batam.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....