Masuk Raudhah Gratis, Jemaah Diminta Laporkan Pungli

  • 02 Mei 2026 09:16 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Akses Raudhah gratis tanpa biaya
  • Jemaah diminta laporkan pungutan liar
  • Pungutan dilaporkan hingga lima juta rupiah

RRI.CO.ID, Madinah - Akses masuk Raudhah di Masjid Nabawi dipastikan gratis tanpa biaya. Jemaah diminta melaporkan jika menemukan praktik pungutan liar oleh oknum.

Kepala Daker Madinah, Khalilurrahman, menegaskan hal itu pada Selasa, 28 April 2026. Ia meminta laporan disertai bukti agar segera ditindak petugas.

“Masuk Raudhah itu gratis, bila ada pungutan segera laporkan,” ujar Khalilurrahman. Ia menegaskan pelaku pungutan merupakan oknum yang tidak bertanggung jawab.

Laporan pungutan masuk melalui berbagai kanal aduan petugas. Informasi diterima dari pesan singkat, media sosial, hingga aplikasi layanan petugas.

Besaran pungutan yang dilaporkan bervariasi dan cukup besar. Nilainya berkisar Rp3 juta hingga Rp5 juta per jemaah.

Khalilurrahman mengingatkan tawaran bantuan berbayar untuk masuk Raudhah adalah tidak benar. “Jika ada yang menjanjikan akses berbayar, itu pasti oknum,” katanya.

Ia menjelaskan dua mekanisme resmi akses ke Raudhah bagi jemaah. Pertama melalui aplikasi Nusuk yang memungkinkan pemilihan jadwal kunjungan mandiri.

Kedua melalui tasreh atau izin resmi dari Daker Madinah. Skema ini diprioritaskan bagi lansia, risiko tinggi, dan disabilitas.

“Semua jemaah akan kami data agar mendapat kesempatan,” ujar Khalilurrahman. Ia memastikan kelompok prioritas tetap memperoleh akses kunjungan.

Petugas juga membantu lansia yang mengalami kendala teknis pada sistem. Mereka akan dimasukkan dalam daftar tasreh agar tetap bisa berkunjung.

Di sisi lain, petugas turut berduka atas kecelakaan kereta di Bekasi. “Mari doakan korban mendapat tempat terbaik,” kata Ichsan Marsha saat apel.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....