Pemerintah Ingatkan Kelompok Bimbingan Haji Tidak Pungut Biaya Tambahan
- 25 Apr 2026 19:32 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- 1. Pemerintah ingatkan Kelompok Bimbingan Haji dan Umrah (KBIHU) tidak memungut biaya tambahan
- 2. Pemerintah akan saksi oknum petugas nakal
- 3. Modus iming-iming berangkat haji tanpa antre semakin meresahkan
- 4. Cuaca di Arab Saudi capai 36 derajat celcius
RRI.CO.ID, Jakarta-Kementerian Haji dan Umrah RI mengingatkan Kelompok Bimbingan Haji dan Umrah (KBIHU) tidak memungut biaya tambahan kepada jemaah haji. Pemerintah akan menindak tegas oknum yang melakukan pelanggaran.
"Kami perlu menegaskan kepada KBIHU agar tidak memungut tambahan biaya apapun kepada jemaah haji. Kami akan menindak tegas oknum-oknum yang melakukan pelanggaran," kata Juru Bicara Kementerian Haji dan Umrah, Maria Assegaf, dalam konferensi pers seperti disiarkan di Youtube Kemenhaj, Sabtu, 25 April 2026.
Adapun jumlah jemaah haji Indonesia yang telah diterbangkan ke Arab Saudimencapai 22.051 jemaah dengan 56 kelompok terbang (Kloter). Data tersebut untuk per Jumat 24 April 2026.
Selain itu, sebanyak 17.747 jemaah dari 45 kloter telah tiba di Madinah, Arab Saudi. Adapun cuaca di Arab Saudi, Maria mengatakan perkiraan suhu mencapai 36 derajat celcius dengan tingkat kelembapan 25 persen.
"Jadi mohon tetap jaga kesehatan, perbanyak minum air putih, gunakan pelindung kepala, dan kenakan pakaian yang nyaman. Manfaatkan waktu untuk istirahat yang cukup untuk bisa menjaga energi manfaatkan pula fasilitas hotel yang sudah disiapkan dan utamakan ibadah yang wajib," ujarnya.
| Baca juga: Satu Jemaah Haji Indonesia Wafat di Madinah |
Pada kesempatan yang sama, Maria meminta masyarakat tidak tergiur dengan iming-iming kemudahan berhaji tanpa antre. Maria menegaskan ibadah haji di Tanah Suci dapat dilakukan dengan memakai visa haji resmi yang dikeluarkan oleh Pemerintah Arab Saudi.
"Modus penawaran haji tanpa antre meresahkan. Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat tidak mudah tergiur dengan penawaran haji tanpa antre, haji langsung berangkat maupun haji tanpa daftar resmi," katanya.
Jenis visa lain seperti ziarah, visa kerja atau turis tidak dapat digunakan untuk haji. Adapun terkait pelaksanaan haji, Maria meminta jemaah tidak ragu menghubungi petugas jika membutuhkan bantuan.
"Kami siap membantu kapan pun diperlukan. Mari jaga kebersamaan, saling bantu, dan semoga ibadah haji kita berjalan dengan lancar serta peduh keberkahan," ujarnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....