Kemenhaj Pastikan Perjalanan Jemaah Calon Haji Indonesia Lancar

  • 22 Apr 2026 15:05 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) memastikan, seluruh jadwal jemaah calon haji telah disusun ketat.
  • Selain aspek teknis, tantangan terbesar tahun ini berasal dari profil demografi jemaah.

RRI.CO.ID, Jakarta - Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) memastikan, seluruh jadwal jemaah calon haji telah disusun ketat. Hal ini untuk memastikan, seluruh alur perjalanan jemaah tidak terganggu.

"Mulai dari waktu keberangkatan ke bandara hingga proses keimigrasian. Keterlambatan di satu titik akan berdampak pada titik lainnya, mengingat padatnya jadwal penerbangan,” ujar Kepala Biro Humas Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj), Hasan Afandi, saat berbincang dengan Pro3 RRI, Rabu, 22 April 2026.

Ia mengatakan, selain aspek teknis, tantangan terbesar tahun ini berasal dari profil demografi jemaah. Di mana sekitar 62 persen jemaah memiliki tingkat pendidikan SMA ke bawah, serta terdapat sekitar 40.000 jemaah lanjut usia.

"Kondisi ini menuntut pendekatan komunikasi yang lebih intensif dan penyesuaian layanan. Tentu ini menjadi perhatian agar informasi terus tersampaikan dengan baik," katanya.

Dalam hal pengamanan dan pelayanan, pemerintah telah menyiapkan sistem pendampingan berlapis. Setiap kloter akan didampingi empat petugas yang bertugas melayani jemaah baik selama perjalanan maupun setibanya di Arab Saudi.

Selain itu, petugas tambahan juga telah disiagakan di lokasi. Tambahan petugas ini bertujuan untuk memastikan layanan berjalan optimal.

Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Soekarno-Hatta memfasilitasi keberangkatan 391jemaah calon haji kloter pertama Embarkasi Jakarta-Pondok Gede. Seluruhnya melalui Terminal 2F Keberangkatan Internasional Bandara Soekarno-Hatta, Rabu 22 April 2026, dini hari.

Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Soekarno-Hatta, Galih Priya Kartika Perdhana mengatakan, pelayanan keimigrasian bagi jemaah dilakukan secara proaktif dan terintegrasi. “Pelayanan mulai dari penerbitan paspor, serta pemeriksaan paspor dan penerapan tanda keluar yang kini dilaksanakan di asrama haji," kata Galih.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....