Harijanto Setiawan Raih Guru Besar, Teliti Persaingan Jasa Konstruksi

  • 30 Apr 2024 23:22 WIB
  •  Yogyakarta

KBRN, Yogyakarta: Menghadapi persaingan yang semakin ketat di bisnis konstruksi, Prof Ir A Y Harijanto mengungkapkan pemikirannya untuk dapat bersaing dengan baik. Hal itu diungkapkan Harijanto, Senin (29/4/2024) siang, pada Sidang Terbuka Senat Akademik Universitas Atma Jaya Yogyakarta (UAJY).

Sidang senat itu sendiri ditujukan dalam rangka Pengukuhan Guru Besar Prof Ir A Y Harijanto Setiawan, MEng, PhD di Gedung Slamet Rijadi, UAJY.

Promovendus menyampaikan pidato pengukuhan guru besar bidang Teknik Sipil keahlian Manajemen Rekayasa Konstruksi berjudul “Corporate Entrepreneurship sebagai Pendukung Keberhasilan Bisnis Kontraktor”.

Menurut Harijanto, ia menekankan dalam menghadapi para pesaing, kontraktor perlu mengimplementasikan strategi penawaran yang komprehensif, pemanfaatan teknologi tinggi, inovasi manajemen, praktik keberlanjutan dan kemitraan. Dengan formula itu, perusahaan jasa konstruksi dapat bertahan di tengah persaingan yang sengit.

“Inovatif dalam bidang konstruksi diperlukan untuk mengungguli persaingan ketika berhubungan dengan kondisi yang berubah. Eksploitasi inovasi secara tepat dapat meningkatkan keunggulan bersaing berkelanjutan dari kontraktor sebagai PBFs.” kata Harijanto.

Sidang tersebut dibuka oleh Ketua Senat Akademik Universitas, dan dihadiri oleh jajaran Rektorat UAJY, pengurus Yayasan Slamet Rijadi Yogyakarta, Sivitas Akademika UAJY, alumni, relasi, para Guru Besar dari berbagai universitas di Indonesia. Beberapa tamu undangan penting yang hadir di antaranya H Arief Prasetyo Adi, ST, MT, Kepala Badan Pangan Nasional dan Gusti Kanjeng Ratu (GKR) Bendara.

Prof Ir A Y Harijanto Setiawan menambahkan, kontraktor yang inovatif akan mendapatkan keuntungan seperti penurunan biaya konstruksi dan peningkatan produktivitas serta melalui inovasi dapat meningkatkan reputasi.

“Oleh karena itu, dibutuhkan sikap proaktif dari kontraktor untuk memahami perkembangan yang dinamis dari pasar konstruksi secara baik dan mendalam, mengidentifikasi tantangan yang berasal dari kekuatan eksternal, dan peningkatan kekuatan internal untuk meraih peluang bisnis,” ucap dia.

Sementara itu, Rektor UAJY, Dr G Sri Nurhartanto, SH, LLM mengucapkan selamat suksesnya acara Pengukuhan Guru Besar. Hingga saat ini, Guru Besar UAJY berjumlah 18 orang dan harapannya Guru Besar lainnya segera memperoleh Surat Keputusan dari Direktorat Jenderal Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Riset Teknologi.

“Pencapaian Guru Besar UAJY bukan merupakan pencapaian terakhir, tetapi menjadi sebuah hal untuk semakin terus berkarya sehingga dapat meningkatkan kualitas program studi UAJY, termasuk sebagai penarik atau lokomotif bagi yunior-yuniornya supaya termotivasi menjadi guru besar,” ujar Nurhartanto. (ros/atang)

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....