Langkah Isyana/Rinjani Terhenti di Perempat Final Indonesia Masters
- 20 Sep 2025 00:08 WIB
- Pusat Pemberitaan
KBRN, Pekanbaru: Ganda putri Indonesia, Isyana Syahira Meida/Rinjani Kwinnara Nastine, takluk di perempat final WONDR by BNI Indonesia Masters 2025. Mereka harus mengakui keunggulan ganda Chinese Taipei, Lin Xiao Min/Wang Yu Qiao, dalam duel sengit, Jumat (19/9/2025).
Bermain di GOR Remaja Pekanbaru, Isyana/Rinjani menyerah setelah bertarung selama 52 menit. Pasangan unggulan ketiga dari Indonesia itu kalah dua set langsung dengan skor tipis 20-22 dan 19-21.
Sejak awal game pertama, duel kedua pasangan berlangsung ketat dengan saling kejar angka. Skor bahkan harus melalui adu setting usai kedudukan imbang 20-20.
Sayangnya, Isyana/Rinjani tidak mampu memanfaatkan peluang emas pada momen penentuan. Mereka harus rela kehilangan game pembuka setelah lawan tampil lebih solid.
Pada game kedua, pasangan Indonesia ini mencoba bangkit dengan pola serangan lebih agresif. Pertandingan kembali berjalan alot hingga memasuki poin-poin akhir.
Namun, pasangan Lin/Wang menunjukkan ketenangan lebih baik pada fase krusial. Mereka berhasil memastikan kemenangan dengan skor akhir 21-19 untuk Chinese Taipei.
Kekalahan ini membuat Indonesia tidak memiliki wakil ganda putri di babak semifinal. Namun, meski gagal mengamankan tempat, Isyana/Rinjani telah menujukkan semangat juang tinggi yang patut diapresiasi.
Usai pertandingan, Rinjani mengakui masih banyak kelemahan terutama pada game pertama. “Kami masih banyak mengikuti pola lawan, sehingga poin kami hanya dari kesalahan lawan,” kata Rinjani.
Ia menambahkan pola permainan baru sebenarnya sudah ditemukan pada game kedua. Namun, perubahan laju bola yang lebih cepat membuat mereka kewalahan.
“Kami sudah menemukan pola permainan di game kedua dan mengincar satu orang karena fisiknya terlihat lemah. Tetapi di akhir game kedua laju bola lebih cepat, kami terlambat mengubah pola permainan dan akhirnya tersusul,” ujarnya.
Sementara itu, Isyana menilai penampilan mereka sebenarnya cukup meningkat dibanding babak sebelumnya. “Permainan kami lebih baik, hanya kurang konsisten dan panik di poin kritis,” kata Isyana.
Ia juga menegaskan mereka akan mengevaluasi hasil ini agar bisa tampil lebih baik di pertandingan-pertandingan berikutnya. “Untuk kedepannya kami akan menjadikan pertandingan kali ini sebagai bahan evaluasi,” ujarnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....