Hari Gizi Nasional, Pemerintah Perkuat Akses Gizi Seimbang
- 25 Jan 2026 10:59 WIB
- Pusat Pemberitaan
RRI.CO.ID, Jakarta - Peringatan Hari Gizi Nasional (HGN) 25 Januari 2026 menjadi momentum memperkuat komitmen peningkatan kualitas gizi masyarakat Indonesia. Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, menegaskan gizi seimbang adalah fondasi utama pembangunan sumber daya manusia (SDM).
Ia menyebut masih banyak anak Indonesia belum mendapatkan asupan gizi sesuai kebutuhan sehari-hari. Menurutnya, sekitar 60 persen anak belum memiliki akses terhadap menu gizi seimbang akibat faktor ekonomi dan rendahnya tingkat pendidikan keluarga.
“Karena mereka sebagian besar lahir dari orang tua yang pendidikan rata-rata hanya 9 tahun dan pendapatan rata-rata hanya 1,5 juta. Sehingga mereka tidak memiliki kemampuan yang cukup untuk kebutuhan gizi ini,” ujar Dadan dalam dialog bersama Pro3 RRI, Minggu, 25 Januari 2026.
Ia menambahkan, pemerintah menjalankan program Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk menjangkau anak sekolah dan kelompok rentan. Program ini diharapkan menekan angka stunting sekaligus meningkatkan kualitas kesehatan generasi muda.
Disis lain, Wakil Ketua II Persatuan Ahli Gizi Indonesia (Persagi), Ati Nirwanawati, menekankan pentingnya edukasi gizi sejak usia dini. Menurutnya, edukasi membantu anak memahami pola makan sehat dan seimbang.
“Kami melakukan edukasi gizi di 18 ribu sekolah di seluruh Indonesia tentang pemenuhan gizi seimbang buat anak-anak. Kami, Persagi mendukung program MBG dengan melaksanakan pendidikan gizi melalui menu yang diberikan setiap harinya,” ujar Ati.
Ia berharap, anak-anak dapat menerapkan kebiasaan makan sehat di lingkungan keluarga. Persagi juga mendorong pemanfaatan pangan lokal sebagai sumber gizi utama masyarakat.
Melalui sinergi intervensi pemerintah dan edukasi gizi, diharapkan angka stunting dapat ditekan secara berkelanjutan. Langkah ini menjadi bagian dari upaya mewujudkan generasi sehat menuju Indonesia Emas 2045.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....