Mengulas Sejarah Hari Akademi TNI
- 16 Des 2025 06:40 WIB
- Pusat Pemberitaan
KBRN, Jakarta: Setiap 16 Desember diperingati sebagai hari jadi Akademi Tentara Nasional Indonesia. Penetapan ini merujuk pada terbitnya Keputusan Presiden RI Nomor 185/Koti/1965.
Situasi politik era 1960-an menuntut kekompakan TNI dalam menghadapi ancaman terhadap persatuan bangsa. Akademi TNI dibentuk sebagai lembaga pendidikan perwira terpadu.
Melansir laman resmi Akademi TNI, gagasan integrasi pendidikan perwira bertujuan menumbuhkan kebersamaan sejak dini. Konsep ini menjadi fondasi pembentukan Akademi Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (Akabri).
Latar Belakang Pembentukan Akabri
Pengalaman menghadapi gerakan politik PKI pada 1960-an menjadi pelajaran penting bagi TNI. Tanpa kekompakan, ancaman terhadap negara sulit diatasi.
Para pendiri TNI kemudian menggagas penyatuan Angkatan Perang dan Polri dalam ABRI. Integrasi tersebut juga diarahkan pada lembaga pendidikan perwira.
Gagasan Pendidikan Integratif
Dorongan integrasi tidak hanya bertujuan membentuk profesionalisme perwira. Pendidikan terpadu diarahkan menumbuhkan kebersamaan dan rasa satu korps.
Gagasan ini telah dicetuskan Jenderal TNI Gatot Soebroto sejak 1957. Saat itu, kondisi nasional belum memungkinkan pelaksanaannya.
Dasar Pembentukan Akademi TNI
Pembentukan Akabri dilakukan melalui panitia yang dipimpin Laksamana Muda O.B. Syaaf. Panitia dibentuk pada 5 Juli 1965.
Akademi TNI resmi berdiri berdasarkan Keputusan Presiden RI Nomor 185/Koti/1965. Tanggal 16 Desember 1965 ditetapkan sebagai hari jadi Akademi TNI.
Tahapan Integrasi Pendidikan
Integrasi formil dimulai pada 5 Oktober 1965. Tahap berikutnya berlangsung pada 29 Januari 1967 melalui pembentukan Akabri Bagian Umum.
Integrasi parsial tahap kedua dilakukan pada 29 Januari 1969. Tahap ini ditandai pemberian wewenang komando kepada Danjen Akabri.
Perubahan Organisasi Akademi
Sejak 1967, Akabri mengalami beberapa perubahan organisasi. Perubahan terjadi pada 1984, 2002, 2007, dan 2008.
Reformasi 1999 mengubah nama Akabri menjadi Akademi TNI. Akademi Angkatan berada di bawah Mabes Angkatan masing-masing.
Pola dan Lama Pendidikan
Hingga 1984, pendidikan ditempuh selama empat tahun. Sejak 1985 diterapkan pola 3+1 dengan tahun terakhir sebagai perwira.
Mulai 2007, pendidikan kembali berlangsung empat tahun. Pendidikan integratif dijalankan Resimen Chandradimuka Akademi TNI.
Pada 2018, lama pendidikan integratif disesuaikan menjadi enam bulan. Penyesuaian mengikuti dinamika kebutuhan organisasi TNI
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....