DPR Dukung Pemerintah Bangun 20 Ribu Ha Tambak
- 14 Sep 2025 16:23 WIB
- Pusat Pemberitaan
KBRN, Jakarta: Wakil Ketua Komisi IV DPR RI Ahmad Yohan mendukung rencana pemerintah untuk mempercepat pembangunan 20 ribu hektare (ha) tambak ikan. Hal ini penting untuk memenuhi kebutuhan protein masyarakat, selain daging sapi dan daging ayam.
"Komisi IV DPR mendukung upaya-upaya pemerintah dalam hal ketahanan pangan. Seperti pemenuhan kebutuhan protein masyarakat yang dikoordinir oleh Kementerian Koordinator Bidang Pangan," kata Yohan, Jakarta, Minggu (14/9/2025).
Menurut Yohan, terpenuhinya pemenuhan protein, terutama dari ikan, bagi masyarakat sangat penting. Yakni, sebagai asupan gizi, dan melepas ketergantungan dari impor daging sapi.
Ia menyebut, ikan merupakan sumber protein berkualitas tinggi yang kaya akan omega-3, vitamin, dan antioksidan. Baik untuk perkembangan otak, kesehatan mata, dan jantung.
Menurutnya, konsumsi protein rata-rata masyarakat Indonesia sekitar 62,21 gram per kapita per hari. Tingkat konsumsi ini lebih rendah dibandingkan negara di kawasan ASEAN dan bahkan lebih jauh dibandingkan negara maju, seperti Amerika dan Inggris.
Sebagai perbandingan konsumsi protein Indonesia bahkan lebih rendah dibandingkan negara tetangga. Seperti Malaysia (159 gram), Thailand (141 gram), dan Filipina (93 gram) dan tertinggal jauh dari Amerika yang mengonsumsi 267 gram per kapita, dan Inggris 192 gram.
"Menjadi ironis, Indonesia yang kaya dengan hasil laut, justru rendah dalam hal konsumsi proteinnya. Yohan pun meminta agar Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) memfokuskan pembangunan tambak di daerah-daerah yang konsumsi ikannya rendah.
"Kami mendorong agar Kementerian Kelautan dan Perikanan untuk segera membangun dan menggerakkan tambak-tambak rakyat. Baik tambak di darat, sungai, maupun laut," ucap Legislator asal NTT itu.
Sebelumnya, Menteri Koordinator bidang Pangan, Zulkifli Hasan menyampaikan pemerintah akan mempercepat pembangunan tambak ikan untuk memenuhi kebetuhan protein masyarakat. Rencananya akan dirampungkan 20.000 ha dari target 70.000 ha tambak.
"Menteri Kelautan dan Perikanan akan membangun 20.000 tambak itu juga diminta untuk dipercepat tahun ini. Tahun depan harus bisa diselesaikan 20.000 dulu dari target 70.000 hektare," kata Menko Pangan, Zulkifli Hasan, Jakarta, Selasa (9/9/2025).
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....