Bakamla Zona Timur Bakal Bentuk Rapala di Semua SPKKL

  • 08 Feb 2023 10:35 WIB
  •  Ambon

KBRN, Ambon : Kepala Badan Keamanan Laut (Bakamla) Zona Maritim Timur Laksamana Pertama Haris Djoko Nugroho pastikan tahun 2023 ini semua stasiun Bakamla Zona Maritim Timur akan membentuk Relawan Penjaga Laut (Rapala).

"Rapala adalah kepanjangan tangan dari Bakamla, karena itu harus dibentuk sebab mereka ini juga akan diberikan kartu keanggotaan yang menerangkan bahwa mereka adalah nelayan binaan Bakamla," ujarnya, Rabu (08/09/2023).

Menurutnya, pembentukan Rapala akan dilakukan di semua desa nelayan, karena mereka ikut berkontribusi mengoptimalkan sumber daya alam serta turut menjaga keamanan di laut.

Dimana dalam waktu dekat, Stasiun Pemantauan Keamanan dan Keselamatan Laut (SPKKL) Bakamla di Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) akan dibentuk Rapala.

"Jadi kalau teman-teman pers ujung tombak informasi maka kalau keamanan di laut ada Rapala yang mempunya mata dan telinga," tandasnya.

Hingga saat ini lanjut Kazona, Bakamla Zona Maritim Timur baru membentuk Rapala di SPKKL Ambon yakni di Desa Latuhalat dan Dusun Seri, Kecamatan Nusaniwe, Kota Ambon yang beranggotakan 30 orang nelayan yang dibentuk awal tahun 2022 lalu.

Olehnya itu, disamping melakukan pembentukan Rapala di SPKKL lainnya, Bakamla Zona Maritim Timur juga akan mengecek lagi keberadaan dan keaktifan keanggotaan Rapala yang ada di Kecamatan Nusaniwe, Kota Ambon.

"Dalam kurung waktu satu tahun lebih ini mungkin saja ada yang sakit, dan kalau ada yang sudah meninggal kita akan gantikan, sebab kehadiran Rapala sangat penting dalam menjaga keamanan di laut," tuturnya.

"Kita juga akan akan menyalurkan bantuan sarana dan prasarana yang dibutuhkan anggota Rapala seperti alat-alat keselamatan bukan saja pelampung, tetapi juga alat komunikasi berupa HT karena jangkauan melaut anggota Rapala bisa sampai 2,5 mil," tambahnya.

Disamping itu, Kazona mengaku akan melakukan koordinasi dengan pihak Pertamina guna membantu anggota Rapala yang kesulitan membeli bahan bakar minyak (BBM) untuk melaut.

"Anggota Rapala ini selain menjalankan tugas sebagai relawan, mereka ini punya mata pencaharian sebagai nelayan," tutupnya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....